KBRI Bern berupaya tingkatkan ekspor kopi Indonesia ke Swiss, menargetkan pertumbuhan signifikan setelah nilai ekspor 2024 lampaui 25 juta dolar AS. Upaya ini dilakukan melalui partisipasi aktif di Swiss Coffee Festival 2025.
Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, memperkenalkan Kopi Liberika khas daerahnya yang memiliki cita rasa kuat dan potensi ekonomi menjanjikan, menarik perhatian para pencinta kopi.
Langkah ini menjadi bentuk pengakuan internasional terhadap kualitas kopi Kamojang, sekaligus implementasi penerapan ekonomi sirkular berbasis energi bersih.
Penurunan produksi kakao nasional ini disebabkan beberapa faktor seperti produktivitas kakao yang rendah karena penggunaan bibit asalan yang tidak berkualitas.