Komoditas Pertanian
-
Ekonomi •BRIDA Tulungagung Dorong Pengembangan Kopi sebagai Komoditas Unggulan Berbasis RisetBRIDA Tulungagung berupaya memajukan pengembangan kopi Tulungagung sebagai komoditas unggulan melalui forum Ngopi, melibatkan berbagai pihak untuk keseimbangan ekonomi dan lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan petani.
-
Ekonomi •Kemendag: Harga Kakao Naik Drastis Akibat Cuaca Buruk dan El NinoKementerian Perdagangan (Kemendag) mengumumkan Harga Kakao Naik signifikan di Agustus 2026, dipicu gangguan pasokan global akibat cuaca buruk dan fenomena El Nino.
-
Ekonomi •Produksi Karet Petani Babel Turun Drastis Akibat Alih Fungsi LahanProduksi karet petani Babel anjlok pada tahun 2025, turun lebih dari 5.000 ton. Fenomena ini disebabkan oleh masifnya alih fungsi lahan karet menjadi perkebunan kelapa sawit.
-
Ekonomi •Petani Badui di Lebak Gembira, Harga Kencur Badui Melonjak Jadi Rp20 Ribu per KgPetani Badui di Lebak sumringah menyambut panen raya kencur tahun ini. Kenaikan harga kencur Badui yang signifikan hingga Rp20 ribu per kilogram mendongkrak pendapatan mereka.
-
Ekonomi •Harga Jagung Pipilan Lebak Melonjak, Petani Raih Untung Jutaan RupiahKenaikan harga jagung pipilan Lebak hingga Rp5.500 per kilogram dalam dua pekan terakhir membawa angin segar bagi petani, meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan.
-
News •Karantina dan BBPOM Perkuat Keamanan Sumber Daya Hayati Kalsel Melalui Peningkatan KompetensiBalai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan bersama BBPOM memperkuat pengawasan Keamanan Sumber Daya Hayati Kalsel dengan meningkatkan kompetensi petugas, memastikan perlindungan komoditas pertanian.
-
Ekonomi •FAO Dorong Pengembangan Pisang Kirana Lumajang dengan Teknologi Canggih GIESOrganisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) serius mendorong pengembangan Pisang Kirana Lumajang melalui teknologi GIES, memastikan perlindungan dan daya saing produk lokal di pasar global.
-
Ekonomi •Program Makan Bergizi Gratis Tingkatkan Serapan Komoditas Pertanian NasionalWakil Menteri Pertanian Sudaryono menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdampak signifikan pada peningkatan serapan komoditas pertanian dan investasi sektor pangan, mengatasi kelebihan pasokan di pasar domestik.
-
Ekonomi •Harga Biji Coklat Lebak Meroket, Petani Kembali Gembira Jual Hasil PanenPetani kakao di Kabupaten Lebak kembali bergairah setelah harga biji coklat Lebak melonjak signifikan dari Rp20 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram, membawa angin segar bagi perekonomian lokal.
-
Ekonomi •Pelindo Pangkalbalam Optimalkan Terminal Multipurpose untuk Dongkrak Ekonomi Bangka BelitungPT Pelindo Regional 2 Pangkalbalam kini mengoperasikan terminal multipurpose guna meningkatkan aktivitas bongkar muat hasil pertanian dan perkebunan, mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Bangka Belitung.
-
News •Indonesia Siap Ekspor Urea ke Tiga Negara di Tengah Penutupan Selat HormuzIndonesia berencana melakukan ekspor urea ke tiga negara di tengah penutupan Selat Hormuz, menunjukkan ketahanan pasokan pupuk nasional dan potensi kontribusi global.
-
Ekonomi •Peluang Ekspor Pertanian Indonesia ke AS: Indef Dorong Kualitas dan Sertifikasi ProdukInstitute for Development of Economics and Finance (Indef) mendorong peningkatan standar mutu dan sertifikasi produk pertanian Indonesia. Hal ini krusial untuk menangkap peluang ekspor pertanian Indonesia dengan tarif nol persen ke Amerika Serikat.
-
Ekonomi •Produksi Cabai Penajam Paser Utara Capai 1.680 Ton, Amankan Pasokan Hingga Idul FitriPetani di Penajam Paser Utara berhasil mencatatkan Produksi Cabai Penajam Paser Utara hingga 1.680 ton per tahun, melampaui kebutuhan lokal dan menjamin ketersediaan pasokan hingga Idul Fitri 1447 H. Simak detail keberhasilan ini.
-
Ekonomi •DPKP Kalsel Kembangkan Kawasan Pertanian Terpadu Bukit Merangkul untuk Ketahanan Pangan DaerahDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Selatan menjadikan Bukit Merangkul sebagai kawasan pertanian terpadu yang produktif, menanam beragam komoditas guna mendukung ketahanan pangan daerah.
-
Ekonomi •Jawa Timur Kokoh sebagai Kontributor Jagung Tertinggi Nasional, Capai 4,8 Juta TonGubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan Jawa Timur menjadi kontributor jagung tertinggi di Indonesia, dengan produksi mencapai 4,8 juta ton, hasil kolaborasi berbagai pihak.
-
Ekonomi •Harga Referensi Biji Kakao Anjlok 29 Persen, Kemendag Ungkap PenyebabnyaKementerian Perdagangan (Kemendag) mengumumkan Harga Referensi Biji Kakao untuk periode Maret 2026 mengalami penurunan signifikan. Anjloknya harga ini dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan pasokan global.
-
News •GAPKI Desak Penguatan Diplomasi Perdagangan Minyak Sawit Hadapi Hambatan GlobalAsosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyerukan penguatan diplomasi perdagangan minyak sawit untuk mengatasi hambatan tarif dan non-tarif global, menjaga ekspor komoditas utama Indonesia.
-
Ekonomi •Koperasi Merah Putih Pam Perluas Pasar, Kirim 10,5 Ton Kopra ke SurabayaKoperasi Merah Putih Pam di Raja Ampat berhasil mengirimkan 10,5 ton kopra ke Surabaya pada Januari 2026, menandai langkah signifikan dalam perluasan pemasaran produk petani lokal ke tingkat nasional.
-
News •Harga Kakao Anjlok Drastis, Petani Lebak Tunda Penjualan Hindari KerugianPetani kakao di Kabupaten Lebak, Banten, terpaksa menunda penjualan hasil panen akibat harga kakao anjlok drastis dari Rp45.000 menjadi Rp20.000 per kilogram, membuat mereka memilih menyimpan stok demi menghindari kerugian.
-
News •Indonesia Raih Bebas Bea Masuk AS untuk 1.819 Produk, Perkuat Ekonomi NasionalKementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengonfirmasi Indonesia berhasil mendapatkan bebas bea masuk AS untuk 1.819 lini tarif, membuka peluang ekspor besar dan memperkuat ekonomi nasional.