Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia
-
News •Polisi Uji Laboratorium Sampel Bahan Peledak di Kantor KAMILedakan di Kantor KAMI tersebut tergolong ringan. Hal ini terlihat dari tak ada kerusakan pada bangunan sekitar lokasi ledakan.
-
News •Berkas Perkara Tersangka 12 Anggota KAMI Dinyatakan LengkapKadiv Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, untuk berkas perkara milik 12 orang Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sudah dinyatakan lengkap atau P21.
-
News •Kasus Diserahkan ke Jaksa, Dua Petinggi KAMI Segera DisidangBareskrim Polri telah merampungkan sejumlah berkas perkara sejumlah aktivis dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yakni Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan tersangka atas nama inisial F.
-
News •KAMI: Belum Pernah Terjadi Polda Panggil Gubernur Cuma Buat KlarifikasiPresidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin menilai pemanggilan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan oleh Polda Metro Jaya tidak wajar. Pemanggilan itu buntut dari acara Habib Rizieq Syihab di Petamburan akhir pekan lalu.
-
News •Mahfud MD Sebut Pemberian Bintang Mahaputera Bukan untuk Bungkam Gatot Nurmantyo"Saya baca ada yang komentar, ini pemberian Bintang Mahaputera kepada GN (Gatot Nurmantyo) tidak pada waktunya, ini aneh. Tidak aneh, karena dia anggota kabinet dan bersama anggota yang lain," kata Mahfud
-
News •Ketua KAMI Medan Ajukan Praperadilan ke PN Medan"Ada tiga aspek dilakukannya praperadilan ini. Pertama, aspek penetapan tersangka, kedua aspek penangkapan, dan ketiga aspek penahanan,"
-
News •Jawab Isu KAMI Dalang Demo, Gatot Nurmantyo Bilang Sama Saja Bunuh Diri"KAMI dituduh di balik demo ini, kemudian bahkan ada lagi, KAMI mendesain provokator jadi radikal dan lain-lain. Sebenarnya hari ini tidak perlu repot-repot, ada BIN ada Polri yang sudah teruji. Kan tinggal cari saja. Sangat mudah sekali," kata Gatot.
-
News •Gatot Soal Petinggi KAMI Ditangkap: Mereka Bukan Pejuang KarbitanGatot menilai, penangkapan anggota KAMI oleh polisi terkesan dipaksakan. Dia meminta Polri bertindak profesional. Kendati begitu, Gatot tetap menghormati proses hukum.
-
Politik •Gatot Nurmantyo Disarankan Tempuh Praperadilan Terkait Penangkapan Petinggi KAMIArsul mengungkapkan, dalam penegakan hukum memiliki dua sisi. Pertama, penegak hukum memiliki kewenangan untuk melakukan proses hukum terhadap peristiwa yang diyakini sebagai tindak pidana.
-
Politik •Petinggi KAMI Ditangkap, PKS Desak Revisi UU ITE"Kami, PKS sudah menggagas agar ada revisi dalam pasal UU ITE khususnya yang sering dijadikan dasar penangkapan atau proses hukum berbasis postingan di sosial media," ucap anggota DPR itu.
-
News •Jejak Politik Syahganda Nainggolan, Petinggi KAMI yang Ditangkap PolisiSyahganda disangkakan melanggar Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
-
News •Polisi Sebut Anggota KAMI yang Ditangkap Terkait Aksi Tolak Omnibus LawAwi menjelaskan, penangkapan lebih dulu dilakukan oleh Tim Cyber Polda Sumatera Utara di Medan terhadap Khairi Amri pada Jumat (9/10) kemarin. Lalu, pada Sabtu (10/10), pihaknya kembali menangkap dua orang lainnya.
-
News •Kasus Hoaks, Polisi Tangkap Anggota KAMI Syahganda NainggolanBerdasarkan surat penangkapan bernomor: SP.Kap/65/X/2020/Dittipidsiber. Syahganda Nainggolan dituding menyebarkan berita hoaks di akun twitter miliknya @syahganda.
-
News •KSP Tegaskan Moeldoko Tidak Mengancam KAMI, Hanya MengingatkanMenurut Donny, Moeldoko hanya memberi peringatan yang masih sebatas kewajaran. Untuk mengingatkan sesama anak bangsa, agar memberi catatan kepada pemerintah yang masuk akal, tidak bercorak politik praktis atau tidak bermain politik praktis.
-
Politik •Din Syamsuddin Sentil Balik Moeldoko: KAMI Bukan Sekumpulan Orang PengecutDin mengingatkan, Moeldoko tidak melempar ancaman. Arogansi kekuasaan demikian sudah ketinggalan zaman.
-
Politik •Ketua KAMI: Moeldoko Harus Belajar Lagi Konstitusi!"Kalau memang ada, yang mana yang dikategorikan langkah dan perbuatan KAMI mau mengganggu stabilitas politik. Yang mana? Dia harus tunjukan dan buktikan dong yang mana jangan membuat pernyataan umum," ujar Yani ketika dihubungi, Kamis (1/10).
-
Politik •Moeldoko Ingatkan KAMI: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas PolitikMenurut dia, KAMI berisi sekumpulan orang yang memiliki kepentingan. Moeldoko mengakui bahwa pembentukan sebuah gerakan tidak dilarang sebab Indonesia merupakan negara demokrasi.
-
News •PAN Soal Pembubaran Acara KAMI di Surabaya: Kita ini Negara Demokrasi"Harusnya aparat penegak hukum juga memberikan fasilitas untuk itu, jangan dilakukan pembiaran, terlepas kita setuju atau tidak setuju," ucapnya.
-
News •Polri: Silaturahmi Akbar KAMI di Surabaya Tidak Dapat Persetujuan Satgas Covid-19Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono menyampaikan, acara dalam bentuk keramaian di masa pandemi virus Corona memerlukan persetujuan dari Satgas Covid-19.
-
News •Pembubaran Silaturahmi KAMI Dinilai Karena Berseberangan dengan Pemerintah"Kalau mau serius amputasi dampak corona, pilkada setop, jangan hanya acara yang insidental. Pasar, tempat ibadah juga berkerumun, tapi kenapa tak dibubarkan," ujarnya.