Kebijakan Luar Negeri AS
-
News •Trump Perketat Syarat, Kirim Revisi Kerangka Negosiasi Damai Iran ASPresiden AS Donald Trump kembali kirim revisi kerangka Negosiasi Damai Iran AS dengan syarat lebih keras, memicu pertanyaan tentang masa depan kesepakatan damai di tengah upaya mengakhiri konflik.
-
News •Menhan AS Desak China Hormati Posisi AS di Indo-Pasifik, Soroti Peningkatan Militer BeijingMenteri Pertahanan AS menegaskan pentingnya penghormatan China terhadap Posisi AS di Indo-Pasifik, sekaligus menyoroti kekhawatiran atas ekspansi militer Beijing di kawasan tersebut.
-
News •Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump: Hanya Terima Kesepakatan Nuklir Iran Pro-ASPresiden Donald Trump hanya akan menyetujui kesepakatan nuklir Iran yang menguntungkan Amerika Serikat, menegaskan kembali sikap tegasnya dalam negosiasi penting ini. Sikap Trump Kesepakatan Nuklir Iran ini menjadi fokus utama.
-
News •Jelang Pemilu Kongres, Trump Berupaya Akhiri Ketegangan dengan IranPresiden AS Donald Trump dikabarkan mencari cara mengakhiri konflik dengan Iran jelang Pemilu Kongres, khawatir operasi militer berkepanjangan melemahkan posisi Partai Republik.
-
News •Trump Ancam Kuba Jadi Target Berikutnya Setelah Iran, Havana Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa DitawarPresiden AS Donald Trump menyatakan Kuba bisa menjadi target aksi militer AS berikutnya setelah Iran, memicu respons tegas dari Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel yang menegaskan kedaulatan Kuba tak bisa ditawar.
-
News •Direktur Kontraterorisme AS Joseph Kent Mundur, Tolak Keras Perang IranJoseph Kent, Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional AS, mengundurkan diri sebagai bentuk penolakan terhadap perang yang sedang berlangsung di Iran. Keputusannya ini mengguncang Washington dan memicu pertanyaan besar tentang kebijakan luar negeri AS.
-
News •Kunjungan Witkoff ke Israel: Koordinasi Strategi di Tengah Ketegangan AS-IranUtusan khusus AS Steve Witkoff diperkirakan akan melakukan Kunjungan Witkoff Israel untuk membahas strategi dengan PM Netanyahu di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, memicu spekulasi tentang langkah militer.
-
News •Trump Tegas Pertimbangkan Ancaman Militer AS Iran Meski Tanpa Bahaya Nuklir LangsungPresiden AS Donald Trump kukuh mempertimbangkan opsi militer terhadap Iran, sebuah Ancaman Militer AS Iran yang muncul di tengah laporan intelijen bahwa program nuklir Teheran tidak menimbulkan ancaman langsung saat ini.
-
News •Pakar: Strategi Offshore Balancing AS Tetap Jadi Pilar Pertahanan NasionalDr. Zeno Leoni, pakar grand strategy, menegaskan bahwa Strategi Offshore Balancing AS masih menjadi landasan pertahanan nasional, mendorong sekutu regional berperan lebih besar dan menjaga dominasi global.
-
News •Presiden Trump Luncurkan Dewan Perdamaian Global, Siap Tangani Krisis Melampaui GazaPresiden AS Donald Trump resmi meluncurkan Dewan Perdamaian, sebuah inisiatif baru yang akan bekerja sama dengan PBB untuk menangani krisis global, dimulai dari Gaza.
-
Politik •Pengaruh Keluarnya AS dari Organisasi Internasional, China DiuntungkanKeputusan Amerika Serikat keluar dari puluhan organisasi internasional dinilai akan memberikan Pengaruh Keluarnya AS dari Organisasi Internasional yang menguntungkan posisi China di kancah global.
-
News •Pakar Desak Dunia Serius Sikapi Ancaman Trump soal Greenland, Pola Kebijakan Luar Negeri AS MengkhawatirkanPara pakar mendesak komunitas internasional untuk serius menyikapi ancaman Trump soal Greenland, melihatnya sebagai bagian dari pola kebijakan luar negeri AS yang menantang hukum internasional.
-
News •Menlu AS Rubio Bertemu Pejabat Denmark Bahas Isu Greenland di Tengah Ancaman TrumpMenteri Luar Negeri AS Marco Rubio akan bertemu pejabat Denmark pekan depan untuk membahas Isu Greenland, menyusul ancaman Presiden Trump yang ingin mengakuisisi wilayah otonom tersebut.
-
News •Peringatan Keras Trump untuk Presiden Sementara Venezuela: Konsekuensi Besar MenantiMantan Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan keras kepada penjabat baru Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengancam konsekuensi besar jika tidak mengikuti arahan Washington setelah penangkapan Nicolas Maduro.