Kasus suap WTP
-
News •Mantan auditor BPK divonis rendah, jaksa KPK langsung ajukan bandingLangkah banding diambil karena sejumlah fakta persidangan tidak dijadikan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan vonis. Pertimbangan penting dicantumkan lantaran adanya dugaan keterlibatan pihak lain dalam suap opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Kemendes PDTT.
-
News •Terbukti terima suap, mantan auditor BPK divonis 7 tahun penjaraSelain itu, Rochmadi juga terbukti melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam beberapa aset, salah satunya mobil Honda Oddeysey.
-
News •Majelis hakim perintahkan KPK buka blokir bank milik Rochmadi SaptogiriMajelis Hakim yang diketuai oleh Ibnu Basuki menilai sejumlah rekening yang diblokir oleh bank atas permintaan KPK, tidak terindikasi sebagai rekening tampungan dari hasil korupsi.
-
News •KPK tolak permohonan justice collaborator eks auditor BPK Ali SadliAli mengaku menyayangkan penolakan justice collaborator oleh jaksa penuntut umum tersebut. Menurut dia, dalam kasus ini, dia telah membongkar kasus terkait suap opini WTP terhadap Kemendes PDTT.
-
News •Terima suap, Ali Sadli dituntut 10 tahun penjaraSelain itu JPU juga menilai Ali Sadli telah menerima gratifikasi sebesar Rp 9.896.180.000. Sebab, berdasarkan penerimaan sah Ali sebagai auditor BPK diakumulasikan hanya mencapai Rp 1.728.656.
-
News •Jaksa KPK tuntut eks auditor BPK 15 tahun penjaraMantan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rochmadi Saptogiri dituntut 15 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rochmadi dinilai telah menerima suap terkait pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
-
News •Hakim kasus suap WTP heran ada peminjaman uang buat pencalonan Ketua BPKJaksa kemudian mengonfirmasi tentang Abdul Latif, pejabat di BPK, kepada Ending. Diduga, uang yang dikatakan merupakan pinjaman oleh Ending diperuntukan untuk Abdul Latif dalam pencalonan dirinya sebagai komisioner BPK-RI.
-
News •Jual beli mobil mewah, eks auditor BPK ngaku bayar dari sebagian honor dinasJaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan perolehan sejumlah mobil yang dimiliki mantan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Sadli. Dia mengklaim pembelian mobil-mobil tersebut berasal dari honornya sebagai auditor.
-
News •Ditanya penghasilan, eks auditor BPK sebut Rp 52 juta sambil cerita bisnis angkotAwalnya jaksa bertanya penghasilan dan aset Ali Sadli. Di depan hakim, Ali menyebut gajinya Rp 52 juta dan asetnya dari bisnis angkot. Lalu dia mengeluh usahanya bangkrut karena adanya angkutan berbasis aplikasi.
-
News •Eks auditor BPK akui taruh titipan jam mewah di ruangan Rochmadi Saptogiri"Kemudian ada konfirmasi ke ruangan?" tanya jaksa penuntut umum pada KPK, Ali Fikri kepada Ali Sadli di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (2/1).
-
News •Eks auditor BPK ajukan JC atas kasus suap opini Kemendes PDTTDalam kasus ini dua auditor BPK-RI Rochmadi dan Ali Sadli didakwa menerima suap. Rochmadi selaku auditor utama BPK dalam pemeriksaan laporan keuangan Kemendes PDTT didakwa menerima uang suap sejumlah Rp 240 juta.
-
News •Terdakwa penerima suap klaim tak tahu soal uang titipan dari KemendesIa mengklaim ada tidaknya titipan Sugito kepada Rochmadi, auditor BPK, tidak mempengaruhi opini.
-
News •Tak punya waktu, alasan eks Auditor BPK tak lapor harta kekayaanTak punya waktu, alasan eks Auditor BPK tak lapor harta kekayaan. Sementara, data yang dimiliki jaksa penuntut umum, Rochmadi memiliki sejumlah aset berupa tanah, mobil, dan beberapa berlian yang tidak dilaporkan.
-
News •Terima suap pejabat Kemendes, eks auditor BPK mengaku punya firasat ditangkap KPKTerima suap pejabat Kemendes, eks auditor BPK mengaku punya firasat ditangkap KPK. Firasat itu muncul saat menerima titipan dari mantan Kepala Bagian Tata Usaha Kemendes PDTT, Jarot Budi Prabowo, untuk diteruskan kepada auditor utama BPK-RI, Rochmadi Saptogiri.
-
News •Begini proses auditor utama BPK-RI dapat 'uang transport' dari KemendesRochmadi diketahui merupakan terdakwa penerimaan suap Rp 200 juta dari total komitmen fee Rp 240 juta.
-
News •Sidang kasus suap WTP, saksi ditanya soal Mendes PDTT sebut istilah tanam jagungEddy menampik jika istilah tanam jagung yang diutarakan Menteri Desa berkaitan dengan pembahasan opini yang akan diberikan BPK-RI kepada Kemendes-PDTT.
-
News •Kasus suap WTP Kemendes, berkas perkara eks auditor BPK dilimpahkanKasus suap WTP Kemendes, berkas perkara eks auditor BPK dilimpahkan. Febri menambahkan selama proses penyidikan, 53 saksi telah diperiksa untuk dimintai keterangannya. Saksi-saksi yang dimintai keterangannya dari beragam unsur di antaranya pihak Jasa Marga, sejumlah auditor BPK-RI dan swasta.
-
News •Terdakwa penerima suap opini WTP senang Anies-Sandi menang Pilgub DKITerdakwa penerima suap opini WTP senang Anies-Sandi menang Pilgub DKI. Hal tersebut terungkap saat jaksa penuntut umum pada KPK membacakan Berita Acara Pemeriksaan milik Sekjen KONI, Ending Fuad Hamidy.
-
News •Di sidang TPPU eks auditor BPK, Sekjen KONI dikonfirmasi uang USD 80 ribuDi sidang TPPU eks auditor BPK, Sekjen KONI dikonfirmasi uang USD 80 ribu. Dia mengklaim, uang tersebut adalah pinjaman untuk Ali Sadli. Saat itu, ujar Ending, Ali meminjam uang kepadanya untuk keperluan pernikahan salah seorang di keluarganya. Pada permintaan tersebut, Ending mengatakan tidak menyebut angka pinjaman.
-
News •Rekan usul sembunyikan mobil-mobil usai Ali Sadli kena OTT KPKRekan usul sembunyikan mobil-mobil usai Ali Sadli kena OTT KPK. Saat itu, Yanuar berkeluh kepada Yaya mengenai langkah yang akan diambil. Di percakapan tersebut, Yaya juga mengaku bingung hingga tercetus usulan menyembunyikan mobil-mobil Ali.