DJPb NTT
-
News •Penyaluran BOK NTT Capai Rp187,75 Miliar hingga Juni 2026, DJPb Dorong PercepatanDJPb NTT mencatat penyaluran BOK NTT telah mencapai Rp187,75 miliar hingga pertengahan Juni 2026. Angka ini baru 28,81% dari total alokasi, mendorong percepatan realisasi demi layanan kesehatan optimal.
-
News •DJPb NTT: Penyaluran DAK Fisik Capai Rp19,79 Miliar, Percepat Pembangunan DaerahKantor Wilayah DJPb NTT mencatat Penyaluran DAK Fisik di daerah itu telah mencapai Rp19,79 miliar hingga awal Juni 2026, mendorong akselerasi pembangunan infrastruktur dan layanan dasar.
-
News •Realisasi Belanja APBN NTT Tembus Rp10,21 Triliun per April 2026, Dorong Ekonomi DaerahRealisasi Belanja APBN NTT mencapai Rp10,21 triliun hingga April 2026, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menopang ekonomi dan layanan publik. Simak rinciannya di sini.
-
News •DJPb NTT Catat Penyaluran Pembiayaan Perumahan Rp129,97 Miliar, Dorong Akses Hunian LayakKantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat Penyaluran Pembiayaan Perumahan mencapai Rp129,97 miliar hingga April 2026, memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak.
-
News •DJPb NTT Salurkan Rp3,99 Miliar, Perkuat Literasi dan Budaya di Bumi FlobamoraKantor Wilayah DJPb NTT telah menyalurkan dana sebesar Rp3,99 miliar hingga Mei 2026 untuk memperkuat literasi dan budaya di Nusa Tenggara Timur, menargetkan peningkatan kualitas SDM dan pelestarian warisan lokal. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan
-
News •Percepatan Penyaluran TKD NTT 2026 Mendesak, DJPb Soroti DAK Fisik dan DBHDirektorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) menyoroti perlunya percepatan dalam Penyaluran TKD NTT 2026, khususnya pada komponen Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Bagi Hasil (DBH), untuk mengoptimalkan dukungan APBN.
-
News •Realisasi Belanja Kemenkes NTT Triwulan I 2026 Capai Rp45,87 MiliarDirektorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTT mencatat realisasi Belanja Kemenkes NTT pada triwulan I 2026 mencapai Rp45,87 miliar, menunjukkan kinerja positif dalam mendukung layanan kesehatan dan pendidikan.
-
News •Alokasi DIPA 2026 NTT Perkuat Vokasi dan Modernisasi Pertanian, Dorong Ekonomi LokalDirektorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) mengumumkan alokasi DIPA 2026 NTT difokuskan untuk penguatan pendidikan vokasi dan modernisasi pertanian, kunci pendorong ekonomi daerah.
-
Ekonomi •Realisasi APBN NTT 2025 Capai Rp32,6 Triliun, Kemenkeu Dorong Pertumbuhan Ekonomi DaerahKementerian Keuangan mencatat realisasi APBN NTT 2025 mencapai Rp32,6 triliun, menunjukkan peran vital anggaran negara dalam menggerakkan ekonomi Nusa Tenggara Timur dan mendukung program strategis daerah.
-
Ekonomi •Akademisi Undana Soroti Penyaluran KUR NTT 2025 yang Belum MerataPenyaluran KUR NTT 2025 mencapai Rp2,75 triliun, namun akademisi Undana menyoroti distribusinya yang belum merata secara geografis dan sektoral, menimbulkan pertanyaan efektivitas program.
-
Ekonomi •Kemenkeu: Realisasi KUR NTT Tembus Rp2,32 Triliun per Oktober 2023, Dorong Ekonomi LokalKementerian Keuangan mencatat realisasi KUR NTT mencapai Rp2,32 triliun hingga Oktober 2023, disalurkan kepada puluhan ribu debitur, menunjukkan geliat ekonomi UMKM di Nusa Tenggara Timur.
-
Ekonomi •Fantastis! Realisasi KUR NTT Tembus Rp1,83 Triliun untuk Puluhan Ribu Debitur di 2025Kementerian Keuangan mencatat Realisasi KUR NTT mencapai Rp1,83 triliun hingga Agustus 2025, menyasar 42.982 debitur. Bagaimana detail penyalurannya dan sektor mana yang paling dominan?