Tanah Batak memiliki Pahlawan Nasional Indonesia bernama Sisingamangaraja. Sebagian besar orang hanya mengetahui Sisingamangaraja merupakan pahlawan dari suku Batak, tidak dengan tempat kelahirannya.
Tempat kelahiran Sisingamangaraja berada di Tombak Sulu-Sulu yang terletak di Desa Marbun Tonga, Kecamatan Baktiraja, Kota Doloksanggul. Tempat ini tidak hanya menyajikan wisata sejarah saja tetapi juga diiringi dengan indahnya pemandangan alam sekitarnya.
Bagi wisatawan yang ingin berlibur sambil belajar sejarah, Tombak Sulu-Sulu menjadi salah satu spot yang direkomendasikan untuk dikunjungi.
Penasaran dengan tempat ini? simak potret Tombak Sulu-Sulu yang dirangkum dari berbagai sumber.
Advertisement
1. Ada Jenis Bebatuan Tua
Jika berkunjung ke Tombak Sulu-Sulu, pengunjung akan menjumpai banyaknya bebatuan yang mengelilingi kawasan tersebut. Ya, bebatuan tersebut merupakan batuan jenis gamping Mezozoik yang berusia 250 tahun.
Melansir dari pariwisatasumut.net, konon bebatuan ini muncul pada saat pertama kalinya Gunung Toba meletus. Selain itu, tempat wisata ini juga sering mendapatkan kunjungan peneliti dari berbagai penjuru dunia.
Di sini pengunjung akan merasakan sedang berada di kehidupan masa lalu yang banyak sekali bebatuan disekitarnya.
Advertisement
2. Goa Tempat Lahirnya Sisingamangaraja
Melansir dari cagarbudaya.sumutprov.go.id, konon goa ini menjadi tempat lahirnya sang pahlawan Nasional Indonesia yaitu Sisingamangaraja. Goa itu bernama Goa Partonuan yang masih berada di kawasan Tombak Sulu-Sulu.
Penamaan "Partonuan" ini dalam bahasa Batak berarti tempat bertenun, sedangkan kata "Tombak Sulu-Sulu" diartikan hutan belantara dan suluh atau obor penerang.
Dulunya ibunda Sisingamarangaja bernama Boru Pasaribu mendiami wilayah Tombak Sulu-Sulu. Kegiatan sehari-harinya adalah bertenun di sebuah gua. Kemudian, Boru Pasaribu melahirkan seorang anak bernama Manghuntal, setelah tumbuh dewasa, ia kemudian menjadi raja Batak atau Sisingamangaraja.
Pengunjung pun bisa mendatangi tempat ini namun perlu diketahui jika kawasan ini masih dianggap sakral oleh masyarakat.
Advertisement
3. Suguhkan Pemandangan Alam
Di kawasan Tombak Sulu-Sulu, pengunjung juga tidak hanya mendapatkan pengetahuan sejarah tentang Sisingamangaraja saja. Di sini juga terdapat spot pemandangan alam yang memanjakan mata.
Tempatnya bernama Panatapan Bakkara, pengunjung bisa menikmati indahnya hamparan pepohonan pinus khas Sumatra yang hijau.
Selain menikmati pohon pinus, spot pemandangan Danau Toba dari sisi Humbang Hasudutan juga bisa menjadi pilihan lain untuk menikmati indahnya pemandangan du kawasan Tombak Sulu-Sulu.