Viral Gadis Kecil Asal Pekanbaru Punya Mata Biru, Ternyata Ini Penyebabnya
Merdeka.com - Orang Indonesia identik dengan memiliki bola mata bulat berwarna hitam. Namun, fenomena langka dialami seorang gadis asal Pekanbaru, Riau, bernama Dzakira Azizy yang mempunyai bola mata unik dan berbeda dari orang Indonesia kebanyakan.
Sosok yang akrab disapa dengan Zizy sekilas memang terlihat sama seperti anak-anak lainnya. Rambutnya hitam dan ikal panjang sebahu. Bocah yang berkulit sawo matang ini dikenal sebagai anak yang pemalu.
Namun, jika sudah memandang ke arah matanya, tentu siapa saja yang melihat akan tahu kalau gadis kecil ini istimewa. Zizy memiliki mata yang berwarna biru layaknya orang Eropa. Mata yang indah ini Ia dapatkan sejak Ia lahir.
Melansir dari Liputan6.com, kisah Zizy ramai jadi perbincangan di media sosial karena videonya viral. Ia adalah anak semata wayang dari pasangan suami istri Zulbahri dan Ermi Julita, yang berasal dari Kota Pekanbaru, Riau.
Tak punya darah 'bule', ayah Zizy ungkap alasan buah hatinya bisa memiliki mata biru yang indah ini.
Ayah Zizy Juga Punya Mata Biru

Sumber: liputan6.com ©2020 Merdeka.com
Tak hanya Zizy, ternyata sang ayah, Zulbahri, juga punya mata biru. Namun karena faktor usia, warna mata kanannya agak memudar.
Ia sendiri bilang kalau tak ada penjelasan ilmiah bagaimana mereka bisa mendapatkan mata yang tidak biasa untuk orang Asia Tenggara itu. Namun, Zulbahri mengungkapkan, ada faktor keturunan dari keluarga ayahnya di Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatra Barat.
“Sepengetahuan saya, kami ini masih asli lokal Indonesia. Mata biru ini turunan dari kakeknya,” kata Zulbahri pada Selasa (6/10).
Faktor Keturunan dari Keluarga Sang Kakek
Zulbahri mengatakan, ayahnya juga mempunyai mata berwarna biru. Namun Ia tak tahu persis dari mana asalnya. Kakak perempuan Zulbahri pun ternyata juga bermata biru, namun tidak ada saudara sepupunya yang seperti mereka. Anak-anak dari kakaknya juga tidak. “Ayah saya juga matanya biru, dan katanya kakek saya juga matanya biru. Tapi saya gak pernah nanya dari mana asalnya karena namanya juga orang kampung, kurang terbuka. Di kampung saya (Bukittinggi) cuma keluarga kami yang mata biru,” katanya.Keturunan mata biru ini, Ia ungkapkan, muncul lagi di keluarganya ketika Zizy lahir pada 13 Maret 2013 silam. Kelahirannya pun sangat dinantikan orang tuanya.“Dia adalah anak yang sangat kami nantikan, kami menunggu tujuh tahun,” ujar Zulbahri.
Sang Ibu Sempat Terkejut
Ermi Julita, ibunda Zizy mengaku terkejut saat pertama melihat anak yang lama dinanti itu seperti orang bule Eropa. Apalagi, Ia baru menyadarinya ketika Zizy sudah berumur sekitar satu bulan. Ia mengatakan, saat bayi Zizy lebih sering tidur, sehingga matanya yang indah tidak terlihat.“Pas lahir perawat dan dokter tidak terlalu perhatikan matanya. Saya pun baru nengok matanya biru ketika Zizy sudah sebulan di rumah, waktu ayahnya bilang anak kami matanya biru,” kata Ermi.
Tak Ganggu Penglihatan
Meski demikian, kondisi mata yang dialami Zizy dan ayahnya ini sama sekali tak menghalangi pandangan mereka. Menurut Zulbahri, Zizy setiap hari bermain sepeda ataupun berlarian dengan teman-teman di perumahan tanpa pernah mengeluh ada sakit di mata."Belajar juga begitu, kalau sekarang kan secara online, tidak ada masalah," jelasnya."Begitu juga dengan saya, tidak ada masalah kecuali karena faktor umur, service jam saya masih bisa," lanjutnya.Karena tidak ada masalah penglihatan ini, baik Ia maupun Zizy mengaku tidak pernah ke dokter.
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya