Sumut Punya Parfum Tobarium dari Getah Kemenyan, Unik dan Punya Banyak Kelebihan

Kamis, 24 November 2022 14:41 Reporter : Adrian Juliano
Sumut Punya Parfum Tobarium dari Getah Kemenyan, Unik dan Punya Banyak Kelebihan Parfum Tobarium. menlhk.go.id ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Di masyarakat, Kemenyan dikenal sebagai wewangianuntuk upacara adat.Aromanya yang khas dan menyengat wangi sering dikaitkan dengan hal-hal gaib atau mistis.

Namun pada 2019, aroma Kemenyan telah naik kelas. Oleh Cut Riziani Cholibrina, peneliti Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aek Nauli berhasil mengolahnya menjadi parfum bernama Tobarium.

Penggunaan Kemenyan pun perlahan beralih menjadi wewangian yang bisa digunakan sehari-hari seperti parfum pada umumnya. Melansir dari Liputan6.com, parfum ini berhasil diolah menjadi parfum yang pembuatannya mempertimbangkan gradasi aroma sesuai lepasnya partikel masing-masing minyak atsiri penyusun.

Dasar pembuatan parfum berbahan dasar Kemenyan ini juga mempertimbangkan manfaat multi-dimensi Kemenyan sebagai sumber penghidupan, dan perkembangan sosial budaya dan peradaban di Sumatra Utara. Berikut informasi selengkapnya terkait parfum Tobarium yang terbuat dari getah Kemenyan.

2 dari 4 halaman

Tidak Mengandung Alkohol

Parfum Tobarium ini berbeda dengan parfum yang beredar di pasar. Parfum dari resin kemenyan (Styrax sumaterana) karena sama sekali tidak mengandung alkohol.

Selain itu tingkat konsentrasi larutan yang tinggi membuat aromanya bisa bertahan lama. Kemenyan sendiri merupakan getah atau resin yang dihasilkan pohon Kemenyan (Styrax spp) dengan proses penyadapan.

"Parfum Kemenyan berbeda dibandingkan dengan pewangi yang banyak beredar di pasaran, tidak mengandung alkohol, high concentrate sehingga bertahan lama. Selain wangi, parfum juga dapat digunakan untuk aromaterapi dan penyegar," terang Kepala Balai Litbang Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nuli, Pratiara.

3 dari 4 halaman

Cepat Menstimulasi Otak

Selain tidak mengandung alkohol, parfum ini juga mampu menstimulasi kerja otak manusia dengan cepat. Berkat wanginya yang luar biasa, hanya dengan menghirup sedikit saja aroma Kemenyan, otak manusia akan menstimulasi hingga pada gelombang frekuensi 4-8 hertz, gelombang ini setara dengan mendengarkan musik.

Manfaat dari stimulasi otak pada manusia untuk meningkatkan kemampuan belajar dan menghilangkan stress karena mampu mengoreksi pusat kecemasan di otak.

Parfum Kemenyan sudah memiliki tujuh varian aroma, yakni Rizla (floral fresh), Riedh (floral fruit), Jeumpa (cempaka), Azwa (woody), Aphis (green oceanic), tiara (oriental), dan Sylva (forest).

4 dari 4 halaman

Buka Peluang Produsen Resin

parfum tobarium
indonesia.go.id ©2022 Merdeka.com

Dengan ditemukannya inovasi parfum Tobarium ini mampu membuka peluang yang luas bagi daerah-daerah produsen resin kemenyan untuk meningkatkan nilai tambah. Mengolahnya menjadi parfum yang amat harum.

Parfum ini juga mencuri perhatian para pecinta parfum dunia berkat aromanya yang luar biasa. Pada Juni 2019, produk inovasi dari olahan resin kemenyan ini bahkan telah diikutsertakan pada Indonesia Innovation Day di Jerman.

Sebagai salah satu kekayaan keanekaragaman hayati, pohon Kemenyan sendiri juga perlu dijaga dan dilestarikan. Di saat yang sama, dibutuhkan juga upaya berkelanjutan untuk menjaga produktivitas pohon kemenyan.

Pengembangan Potensi Wisata Ilmiah

Adanya parfum Tobarium ini, peluang pengembangan potensi wisata ilmiah di Sumatra Utara tentunya akan terbuka lebar. Wisata edukasi ini akan mempraktikkan atraksi sadap getah, proses penyulingan, hingga cara meracik parfum dari bahan dasar kemenyan.

Dengan mengandalkan konsep wisata edukasi, nasib Kemenyan pun akan semakin terawat. Diharapkan dapat mendorong penelitian-penelitian baru yang berkaitan dengan aneka produk olahan dari resin kemenyan.

[adj]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini