Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pispot Tak Tersedia, Keluarga Pasien Marah-marah di RS Adam Malik Medan

Pispot Tak Tersedia, Keluarga Pasien Marah-marah di RS Adam Malik Medan Rumah Sakit Adam Malik Tak Miliki Pispot. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Baru-baru ini viral video yang memperlihatkan keluarga pasien marah-marah kepada pihak Rumah Sakit Adam Malik Kota Medan. Video tersebut diketahui direkam pada Sabtu (20/5) dan beredar luar di Instagram maupun Tiktok.

Dalam video viral itu, terlihat pihak keluarga pasien nampak marah besar dengan pelayanan di Rumah Sakit Adam Malik karena tidak adanya pispot atau wadah tempat buang air kecil untuk pasien.

Pihak keluarga yang merekam kejadian itu nampak kesal dan marah-marah kepada petugas rumah sakit. Petugas pun hanya bisa terdiam.

Berikut ulasan selengkapnya.

Pasien Disuruh ke Toilet

rumah sakit adam malik tak miliki pispot

Instagram/hits_kalakkaro.id ©2023 Merdeka.com

Keluarga pasien tersebut marah-marah kepada petugas rumah sakit diduga lantaran salah seorang petugas menyuruh pasien agar buang air kecil di toilet. Padahal, kondisi pasien sudah terbaring lemas di tempat tidur. Sontak, hal tersebut memicu kemarahan dari pihak keluarga.

"Kondisinya begitu (sambil menunjuk ke arah pasien) disuruh pipis berdiri di toilet?" kata seorang laki-laki yang merekam kejadian tersebut.

"Ini Rumah Sakit Adam Malik, warga Indonesia, pispot pun tidak ada," lanjutnya sambil berteriak di salah satu ruangan rumah sakit.

Saat pihak keluarga marah-marah, tidak ada satu pun petugas rumah sakit yang mencoba untuk memberikan penjelasan terkait tak adanya pispot untuk pasien.

Diduga Pelayanan Lamban

      View this post on Instagram

A post shared by (Orang Karo) dan (Kalak Karo Kerina) (@hits_kalakkaro.id)

Kemarahan keluarga pasien rupanya juga dipicu dengan lambannya proses pelayanan di rumah sakit milik pemerintah tersebut. Dalam rekaman video, diduga pasien sudah menunggu cukup lama untuk mendapatkan penanganan dari dokter.

"Kami di sini dari jam 9, tak ada titik terangnya sampai sekarang," ucapnya.

Tak hanya itu, pihak keluarga juga protes dengan sikap salah seorang dokter yang justru malah menggunakan telepon genggamnya ketimbang menangani pasien yang sedang jatuh sakit.

"Saya tadi dipanggil sama dokter bagian saraf, dia main handphone. Apa itu?" tandasnya dengan nada tinggi.

(mdk/adj)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP