Cara Menghitung Zakat Padi Sawah, Umat Muslim Wajib Tahu

Zakat pertanian padi merupakan salah satu bentuk ibadah dalam Islam.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
Cara Menghitung Zakat Padi Sawah, Umat Muslim Wajib Tahu
Cara Menghitung Zakat Padi Sawah, Umat Muslim Wajib Tahu (Merdeka.com)

Zakat pertanian padi merupakan salah satu bentuk ibadah dalam Islam yang bertujuan untuk membersihkan harta dan memberikan manfaat kepada sesama.

Zakat pertanian padi merupakan salah satu bentuk ibadah dalam Islam yang bertujuan untuk membersihkan harta dan memberikan manfaat kepada sesama.

Bagi petani Muslim, membayar zakat dari hasil panen padi adalah kewajiban yang harus dipenuhi apabila hasil panen mencapai nisab yang telah ditetapkan. Nisab zakat padi setara dengan 653 kg padi. Jika hasil panen melebihi atau mencapai jumlah tersebut, maka zakat harus dikeluarkan.

Kewajiban ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah, tetapi juga sebagai wujud solidaritas sosial dan ekonomi dalam masyarakat, membantu mereka yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Menghitung zakat pertanian padi memerlukan pemahaman mengenai jenis pengairan yang digunakan dalam proses pertanian.

Berikut cara menghitung zakat padi di sawah: 

Dalil Zakat Pertanian

Perintah untuk menunaikan zakat pertanian atau perkebunan tertuang dalam surat Al An'am ayat 141,

۞ وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَ جَنَّٰتٍ مَّعْرُوشَٰتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَٰتٍ وَٱلنَّخْلَ وَٱلزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُۥ وَٱلزَّيْتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُتَشَٰبِهًا وَغَيْرَ مُتَشَٰبِهٍ ۚ كُلُوا۟ مِن ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثْمَرَ وَءَاتُوا۟ حَقَّهُۥ يَوْمَ حَصَادِهِۦ ۖ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ


Wa huwallażī ansya`a jannātim ma'rụsyātiw wa gaira ma'rụsyātiw wan-nakhla waz-zar'a mukhtalifan ukuluhụ waz-zaitụna war-rummāna mutasyābihaw wa gaira mutasyābih, kulụ min ṡamarihī iżā aṡmara wa ātụ ḥaqqahụ yauma ḥaṣādihī wa lā tusrifụ, innahụ lā yuḥibbul-musrifīn.

Artinya:

"Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun, dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). 

Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan."

Syarat dan Cara Menghitung Zakat Padi di Sawah

Mengutip NU Online, berikut syarat dan cara menghitung zakat padi di sawah:

• Tanaman itu tumbuh karena dibudidayakan oleh manusia

• Harus terdiri dari tanaman yang bisa dijadikan makanan pokok dan bisa disimpan

• Sudah keras dan siap disimpan (buduw al-shalah) dalam kondisi kering

• Mencapai nisab

Kadar nisab zakat pertanian adalah 5 wasaq, berdasarkan sabda Nabi saw:
ليس فيما دون خمسة أوسق من التمر صدقة

“Tidak ada zakat untuk sesuatu yang kurang dari 5 wasaq kurma.”

Satu wasaq setara dengan 60 sha’, sementara 1 sha’ sama dengan 4 mud. Berdasarkan kitab Fathul Qadir fi ‘Ajaibil Maqadir karya Mbah Kiai Ma’shum, Kwaron, Diwek Jombang, diketahui pendekatan berat 1 mud, adalah sebagai berikut:

• 1 mud beras putih = 679,79 gram
• 1 sha’ beras putih = 2718,19 gram = 2,72 kg
• 1 nisab beras putih = 815,758 kg
• 1 nisab kacang hijau = 780,036 kg
• 1 nisab kacang tunggak = 756,697 kg
• 1 nisab padi = 1631,516 kg = 1,631 ton gabah kering
• 1 nisab padi kretek = 1323,132 kg = 1,323 ton gabah kering
 

Contoh dan Cara Menghitung Zakat Padi di Sawah

Berikut contoh menghitung zakat padi di sawah yang merdeka.com lansir dari NU Online:

Andi berhasil memanen padi dengan total akhir gabah kering seberat 2 ton. Pengairan padinya menggunakan irigasi berbayar.
Pertanyaan:

1. Berapakah zakat yang harus dikeluarkan?

2. Bagaimana jika irigasinya berasal dari tadah hujan atau air irigasi tidak berbayar?

Jawab:

Jenis pengairan: Irigasi (5%)
Total panenan gabah kering: 2 Ton= 2000 kg, lebih besar dari nishab padai 1,631 ton gabah atau 1,323 ton gabah padi kretek
Zakat yang harus dikeluarkan=5% x 2000 kg gabah kering=100 kg kering=kuintal

Jika irigasi sawah berasal dari pengairan gratis, maka zakat yang harus dikeluarkan adalah sebesar 10%. Sehingga zakat yang harus dikeluarkan adalah 10% x 2.000 kg gabah kering= 200 kg gabah kering=2 kuintal.

Keutamaan Zakat

Berikut keutamaan zakat dalam Islam:

1. Membantu Meringankan Beban Orang Miskin

Zakat berfungsi sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Dengan membayar zakat, seseorang dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar orang miskin dan dhuafa, sehingga mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

2. Menyucikan Harta dan Diri

Zakat bukan hanya membersihkan harta dari unsur-unsur haram, tetapi juga menyucikan jiwa pemberi zakat dari sifat kikir dan egois. Ini adalah cara untuk memastikan bahwa harta yang dimiliki digunakan dalam jalan yang benar dan mendapatkan berkah dari Allah.

3. Mendapatkan Pahala dan Keberkahan

Membayar zakat adalah bentuk ibadah yang mendapatkan pahala besar dari Allah. Selain itu, zakat juga mendatangkan keberkahan dalam kehidupan dan harta seseorang.

4. Menjaga Keseimbangan Sosial

Zakat berperan penting dalam menciptakan keseimbangan sosial. Dengan mendistribusikan sebagian harta kepada mereka yang membutuhkan, zakat membantu mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Ini mendukung terciptanya masyarakat yang lebih adil dan harmonis.

5. Menjadi Bentuk Kepatuhan Terhadap Allah

Zakat adalah salah satu kewajiban dalam rukun Islam yang harus dipenuhi setiap Muslim yang memenuhi syarat.

Dengan membayar zakat, seorang Muslim menunjukkan kepatuhan dan ketaatan kepada Allah SWT, serta mengikuti ajaran Rasul-Nya. Ini adalah manifestasi nyata dari iman dan amal saleh dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi