PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperkuat kolaborasi strategis bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Langkah ini ditujukan untuk memodernisasi serta mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) berbasis digitalisasi perbankan syariah.
Melalui kemitraan ini, inovasi layanan digital terintegrasi langsung antara platform BAZNAS RI dan aplikasi mobile banking milik BSN, Bale Syariah by BSN. Inisiatif tersebut dihadirkan guna membangun ekosistem filantropi Islam yang lebih transparan, aman, serta akuntabel.
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor, menegaskan bahwa sinergi kedua lembaga merupakan langkah yang sangat alami.
"Sinergi dengan BAZNAS merupakan kolaborasi yang sangat natural. Bank BSN menyediakan layanan keuangan dan akses kepada nasabah, sementara BAZNAS memiliki amanah besar dalam pengelolaan zakat secara nasional. Jika kekuatan kedua institusi ini dihubungkan, manfaatnya jauh lebih besar daripada sekadar hubungan bisnis transaksional," ujar Alex di Jakarta, Jumat (21/8).
Alex menambahkan, pertumbuhan bisnis BSN yang solid menjadi fondasi kuat dalam memperluas jangkauan ekosistem syariah ini. Per 31 Juli 2026, total aset BSN telah menembus Rp81,1 triliun, didorong penyaluran pembiayaan sebesar Rp62 triliun dan Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp64,1 triliun. Dari capaian tersebut, BSN membukukan laba bersih Rp643,6 miliar.
Pada pembiayaan perumahan hingga Juli 2026, BSN menyalurkan 33.000 unit KPR Subsidi dan mengucurkan KPR Non-Subsidi senilai Rp2,68 triliun. Di sisi lain, aplikasi Bale Syariah by BSN mencatatkan performa positif dengan lebih dari 225.000 pengguna dan akumulasi transaksi menembus 2 juta transaksi senilai Rp4,88 triliun.
"Melalui integrasi di Bale Syariah, masyarakat kini dapat membayar Zakat Maal, Zakat Penghasilan, Infak, hingga Qurban secara seamless langsung dari genggaman," kata Alex.
Advertisement
Keterbukaan Akses dan Transparansi Transaksi
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyambut baik integrasi sistem pembayaran ZIS di aplikasi Bale Syariah. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian krusial dalam transformasi digital pengelolaan dana sosial keagamaan di tanah air.
Sodik menjelaskan, konektivitas sistem BAZNAS dan BSN memberikan jaminan kepastian serta transparansi tinggi bagi masyarakat setiap kali bertransaksi.
"Di Bank BSN sudah ada layanan ZIS di Mobile Banking Bale Syariah dan sudah terintegrasi. Jadi, masyarakat yang menunaikan ZIS ke BAZNAS melalui Bank BSN akan menerima notifikasi secara langsung," jelas Sodik.
Akses pembayaran online yang aman dan teruji diharapkan memicu lonjakan penghimpunan dana ZIS nasional, sehingga manfaatnya dapat segera disalurkan kepada masyarakat miskin serta penerima yang berhak.
"BAZNAS sangat menyambut baik sinergi bersama Bank BSN. Ini kolaborasi yang sangat strategic. Melalui kolaborasi ini, kita harapkan potensi ZIS dapat tercapai sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan umat serta mengentaskan kemiskinan," ungkap Sodik.