Cara pembagian pecahan dalam mengetahui setiap orang, terutama pelajar dan mahasiswa. Pembagian dalam matematika dapat diartikan sebagai pengurangan berulang dengan bilangan yang sama hingga hasil akhirnya adalah 0. Ada sejumlah cara pembagian pecahan yang perlu dipahami.
Pembagian pecahan turut menggunakan konsep perkalian pecahan. Hanya saja, pada perkalian dalam rumus pembagian pecahan sehingga posisi pembilang dan penyebut pada pecahan pembagi.
Setidaknya adalah tiga cara pembagian dalam matematika, yakni pembagian pecahan, pembagian akar, dan pembagian desimal. Berikut penjelasan mengenai pembagian pecahan yang dilansir dari Liputan6.com:
Advertisement
Cara Pembagian Pecahan dalam Matematika
Cara pembagian pecahan dalam matematika adalah membalikkan posisi pembilang dan penyebut pada pecahan kedua. Pecahan kedua sama dengan pecahan pembagi. Jika posisi pembilang dan penyebut pecahan kedua atau pembagi dibalik, cara pembagian pecahan adalah pembilang dari pecahan pertama dikalikan dengan pembilang pecahan kedua.
Setelah itu, penyebut pecahan pertama dan penyebut pecahan kedua juga dikalikan. Berikut contoh cara pembagian pecahan dalam matematika adalah sebagai berikut:
Contoh Pembagian Pecahan 1
2/3 : ½ = 2/3 x 2/1 = 4/3
Pembilang dan penyebut pada pecahan kedua posisinya dibalik terlebih dahulu, yaitu ½ menjadi 2/1. Setelah itu, cara pembagian pecahan adalah kedua pecahan tersebut dikalikan. Maka dapatlah hasilnya, yaitu 4/3.
Contoh Pembagian Pecahan 2
4/3 : 2/3 = 4/3 x 3/2 = 12/6 = 2
Pembilang dan penyebut pecahan kedua posisinya dibalik terlebih dahulu, yaitu 2/3 menjadi 3/2. Kemudian, cara pembagian pecahan adalah kedua pecahan tersebut dikalikan. Maka dapatlah hasilnya adalah 12/6 yang dapat dijadikan bilangan bulat menjadi 2.
Advertisement
Cara Pembagian Akar dalam Matematika
Cara pembagian akar dalam matematika yang paling sederhana adalah pastikan pembaginya bukan angka di dalam akar kuadrat. Tidak boleh memiliki kuadrat sebagai pembagi dalam cara pembagian akar ini. Berikut contoh cara pembagian akar dalam matematika, antara lain:
1. Akar kuadrat 4 adalah 2. Angka yang bisa membagi 4 adalah angka 2, seperti 4:2 menghasilkan angka 2. Sudah tidak bisa dibagi lagi dan dapat dikalikan dengan dirinya sendiri.
2. Akar kuadrat 9 adalah 3. Angka yang bisa membagi 9 adalah 3, seperti 9:3 menghasilkan angka 3. Sudah tidak bisa dibagi lagi dan bisa dikalikan dengan dirinya sendiri.
3. Akar kuadrat 25 adalah 5. Angka yang bisa membagi 25 adalah 5, seperti 25:5 menghasilkan angka 5. Sudah tidak bisa dibagi lagi dan bisa dikalikan dengan dirinya sendiri.
4. Akar kuadrat 36 adalah 6. Angka yang bisa membagi 36 adalah angka 2, 3, 6, dan 12. Jika menggunakan angka 2, maka hasilnya 12 dan masih dibagi lagi. Bilangan kecil memang mudah ditemukan, tetapi membuat proses lebih panjang.
Apabila menggunakan 12 sebagai bilangan paling besar, hasilnya angka 2. Memang sudah tidak bisa dibagi, tetapi hasilnya tidak bisa dikalikan dengan dirinya sendiri untuk menghasilkan angka 36.
Angka yang dapat membagi 36 adalah angka 6, seperto 36:6 menghasilkan angka 6. Sudah tidak bisa dibagi lagi dan bisa dikalikan dengan dirinya sendiri.
Contoh Cara Pembagian Desimal
Cara pembagian desimal dalam matematika memang terlihat sulit karena angka yang dibagi berupa koma. Untuk itu, cobalah cara pembagian desimal dengan memindahkan koma desimalnya menjadi angka desimal bilangan bulat. Artinya, pembagian hanya membagi bilangan bulat. Berikut contoh cara pembagian desimal dalam matematika:
Temukan hasil pembagian desimal 10.5: 3,5!
1. Langkah pertama, mulailah dengan menemukan penyebut. Penyebut adalah angka yang dipisahkan oleh baris garis pembagi dan posisinya sebelah kiri.
Jika 10.5: 3.5, maka penyebutnya adalah 3.5
2. Setelah itu, cara pembagian desimal penting menemukan mana yang disebut sebagai pembilang. Pembilang berada di sebelah kanan.
Jika 10.5: 3.5, maka pembilangnya adalah 10.5
3. Terakhir, cara pembagian desimal dengan menghitungnya dan menggeser koma desimal. Jika 10.5: 3.5, maka menjadi 105: 35=3. Ditemukan hasil dari cara pembagian desimal 10. 5:3.5=3.