11 Wisata Kota Tua Jakarta Lengkap dengan Harga Tiket dan Fasilitas

Berikut merdeka.com merangkum selengkapnya wisata Kota Tua Jakarta yang menarik diketahui melansir dari Liputan6:

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
11 Wisata Kota Tua Jakarta Lengkap dengan Harga Tiket dan Fasilitas
Festival Kota Tua. ©2012 Merdeka.com/Arie Basuki

Kota Tua Jakarta merupakan sebutan sebuah kawasan di sepanjang jalanan Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka). Kota Tua dikenal pula sebagai Batavia Lama, selain itu pada abad ke-16 ia dijuluki oleh pelayar Eropa sebagai Permata Asia" dan "Ratu dari Timur" karena merupakan jalur perdagangan yang strategis.

Kini Kota Tua menjadi obyek wisata yang banyak didatangi. Ada berbagai bangunan peninggalan sejak zaman Belanda yang masih berdiri kokoh dan dialihfungsikan sebagai museum.

Kota Tua dikemas pula sebagai public space yang luas sehingga selalu ramai orang lokal maupun wisatawan yang sekadar jalan-jalan atau liburan. Ada berbagai obyek wisata di kawasan Kota Tua.

Berikut merdeka.com merangkum selengkapnya wisata Kota Tua Jakarta yang menarik diketahui melansir dari Liputan6:

Museum Fatahillah

Wisata Kota Tua Jakarta yang paling utama dan terkenal adalah Museum Fatahillah. Museum tersebut merupakan ikon utama dari wisata Kota Tua Jakarta, ini menjadikan museum tersebut digandrungi sebagai spot foto di halamannya. Fakta menariknya, museum ini merupakan saksi bisu perjuangan masyarakat Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.

Museum Fatahillah dulunya merupakan gedung balai kota yang juga sekaligus sebagai ruang pengadilan. Bahkan ada juga penjara bawah tanah. Hal ini menyebabkan masih banyak barang-barang peninggalan dari zaman Belanda yang terdapat di dalam Museum Fatahillah. Dulunya museum Fatahillah lebih terkenal disebut dengan Museum Batavia pada zaman penjajahan VOC.

Untuk tiket masuknya bagi orang dewasa mesti merogoh kocek sejumlah Rp5000 sedangkan anak-anak sebesar Rp2000. Tak ketinggalan, jika seorang mahasiswa, maka bisa menunjukkan kartu mahasiswa dan hanya membayar Rp3000 saja.

Taman Fatahillah

Taman Fatahillah tentu tidak akan lepas dari wisata Kota Tua Jakarta yang wajib didatangi. Tepat berada di depan Museum Fatahillah, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas di taman ini, salah satunya yaitu bersepeda ontel.

Kamu bisa mengelilingi wisata Kota Tua Jakarta dengan sepeda ontel ini, yang tentunya akan membuat liburan makin seru. Tak lupa, kamu juga bisa berfoto dan menikmati suasana Kota Tua di Taman Fatahillah ini.

Harga sewa sepedanya kurang lebih jika belum berubah yaitu dibanderol Rp 20.000 per 30 menitnya. Kamu bisa pinjam mulai pukul 08.00-18.00 WIB.

Museum Bahari

Kamu juga bisa singgah di Museum Bahari sebagai salah satu destinasi wisata Kota Tua Jakarta. Memang kebanyakan wisata kota tua Jakarta ini adalah wisata museum. Museum bahari ini terletak di sebarang pelabuhan sunda kelapa.

Jika kamu pecinta hal-hal yang berkaitan dengan laut, maka tempat ini akan sangat bagus untuk dikunjungi.

Di Museum Bahari ini, kamu bisa melihat berbagai macam perahu tradisional yang digunakan pada zaman penjajahan VOC. Bahkan kamu juga bisa melihat berbagai koleksi biota laut hingga persebaran ikan yang ada di lautan Indonesia. Pada zaman dahulu tempat ini merupakan tempat penyimpanan hasil bumi.

Tiket masuknya pun sangat terjangkau, yaitu dewasa sebesar Rp2000, dan jika bisa menunjukkan kartu mahasiswa atau siswa hanya membayar Rp1000. Museum Bahari bisa dikunjungi mulai pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB

Pelabuhan Sunda Kelapa

Wisata kota tua Jakarta selanjutnya yang tak kalah menarik yaitu Pelabuhan Sunda Kelapa. Pada zaman dahulu, pelabuhan sunda kelapa digunakan sebagai tempat persinggahan kapal asing, namun beralih fungsi menjadi pelabuhan untuk kegiatan berdagang.

Pelabuhan ini memiliki peran sangat penting dalam menghubungkan Indonesia dengan negara-negara lain.

Di sini, kamu bisa melihat kegiatan dari kapal pinisi yang merupakan kapal angkutan perdagangan di Indonesia. Walaupun kegiatan di pelabuhan ini mungkin tidak seramai pada zaman dahulu, namun berkunjung ke wisata Kota Tua Jakarta akan terasa kurang bila belum ke Pelabuhan Sunda Kelapa.

Jembatan Kota Intan

Wisata kota tua Jakarta selanjutnya adalah Jembatan Kota Intan. Jembatan yang dibangun pada tahun 1628 ini merupakan jembatan tertua di Indonesia dan merupakan bangunan yang didirikan pada masa pemerintahan VOC.

Jembatan Kota Intan merupakan jembatan gantung yang berganti nama sesuai dengan lokasi jembatan itu berada pada masa setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Di sini kamu bisa berfoto dengan latar belakang jembatan yang bernuansa zaman dulu.

Kawasan Kali Besar

Kawasan Kali Besar merupakan saksi bisu berbagai peristiwa bersejarah yang terjadi di Indonesia. Kawasan Kali Besar menjelma menjadi Wisata Kota Tua yang tidak boleh kamu lewatkan.

Pasalnya, kali yang mengalir di tengah-tengah kawasan Kota Tua ini memiliki taman yang luas dan indah serta area pejalan kaki yang menyenangkan untuk dinikmati. Kawasan Kali Besar cocok buat kamu yang sedang mencari spot menarik dan instagramable.

Museum Wayang

Museum wayang tidak hanya menyediakan wayang dari Indonesia saja, tetapi juga wayang-wayang dari negara lain seperti Thailand, Tiongkok, Kamboja, serta Suriname.

Kamu juga bisa menyaksikan gelaran wayang tiap bulannya di wisata Kota Tua Jakarta ini. Museum wayang yang telah dibangun sejak tahun 1640 ini wajib kamu kunjungi untuk menambah pengetahuan. Tiket masuknya sangat murah yaitu cukup merogoh kocek Rp5000 saja.

Museum Seni Rupa dan Keramik

Masih seputar museum, wisata Kota Tua Jakarta berikutnya adalah museum seni rupa dan keramik. Sama dengan museum wayang, di museum seni rupa dan keramik ini pengunjung tidak hanya menemukan karya-karya dari Indonesia saja, tetapi juga bisa menemukan berbagai karya dari luar negeri seperti dari Asia serta Eropa.

Terhitung ada sekitar 350 lukisan dan 1350 jenis keramik yang bisa kamu nikmati di museum ini. Bahkan, kamu bisa menemukan jenis keramik yang berumur sangat tua, berasal dari zaman kerajaan Majapahit pada abad ke-14.

Selain itu, kamu juga bisa berkunjung ke toko souvenir untuk membeli berbagai macam cendera mata yang menarik. Tiket masuknya cukup terjangkau yaitu Rp5000 untuk dewasa, Rp3000 untuk mahasiswa, serta Rp2000 untuk pelajar dan anak-anak.

Toko Merah

Toko Merah merupakan wisata Kota Tua yang tak boleh ketinggalan untuk dikunjungi. Hal ini disebabkan karena lokasinya yang sangat estetik. Banyak spot-spot menarik bagi kamu untuk mengambil foto yang keren.

Toko Merah diklaim sebagai bangunan tertua di Kota Tua Jakarta dan terkenal akan warnanya yang merah mencolok, sehingga mencuri perhatian bagi wisatawan.

Arsitektur zaman kolonial terlihat jelas di bangunan ini karena memiliki jendela-jendela tinggi. Toko Merah biasa dijadikan sebagai tempat pameran seni, konferensi, dan juga pertunjukan pada waktu-waktu tertentu. Meskipun tak dibuka untuk umum, kamu masih bisa menikmati kemegahan dari objek wisata Kota Tua Jakarta satu ini dari luar.

Untuk bisa masuk, kamu perlu membayar tiket sebesar Rp10.000 per orangnya. Obyek wisata tersebut bisa dikunjungi mulai pukul 09.00 WIB sampai 16.30 WIB setiap harinya.

Magic Art 3D Museum Kota Tua

Magic Art 3D Museum Kota Tua adalah wisata Kota Tua Jakarta malam hari yang menarik dikunjungi. Museum itu buka pukul 10 pagi sampai 10 malam. Di wisata Kota Tua Jakarta ini pengunjung bisa menyaksikan lukisan mural yang dapat menyita perhatian mata.

Di tempat wisata Kota Tua Jakarta malam hari, ada Mirror Maze dan museum ini terbagi dari beberapa zona. Zona lukisan, zona satwa, zona laut, zona rutinitas, zona dinosaurus, zona petualangan dan zona horror. Lukisan dan mural dilukis seniman dari Korea dan Indonesia.

Harga tiket masuk mulai dari Rp 40 ribu hingga Rp 80 ribu. Lokasi tempat wisata Kota Tua Jakarta ini berada di Gedung Kerta Niaga 1, Kota Tua, Jakarta Barat.

Museum Bank Indonesia

Museum Bank Indonesia adalah gedung yang memiliki gaya khas kolonial Belanda yang akan sangat sayang untuk dilewatkan bila berkunjung ke wisata Kota Tua Jakarta. Museum yang sudah berdiri sejak tahun 1828 ini, merupakan peninggalan dari De Javasche Bank.

Museum Bank Indonesia menjadi tempat di mana kamu bisa melihat berbagai informasi tentang perkembangan dunia perbankan Indonesia bahkan sebelum Belanda dan Jepang datang. Kamu bisa berkeliling melihat hal-hal bersejarah dan berfoto di Museum Bank Indonesia ini.

Tiket masuknya sebesar Rp5000 dan bisa dinikmati mulai pukul 08.00 WIB sampai 15.30 WIB.

Rekomendasi