Gara-gara Lihat Bule di Bali saat Ramadan, Tretan Muslim Memilih Batalkan Puasa

Komika Majelis Lucu Indonesia Tretan Muslim rupanya mengalami situasi ini. Ia menceritakan pengalaman yang membuatnya sampai harus membatalkan puasanya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gara-gara Lihat Bule di Bali saat Ramadan, Tretan Muslim Memilih Batalkan Puasa
Tretan Muslim. ©2021 KapanLagi Youniverse

Umat Islam di seluruh dunia selalu menunggu datangnya bulan suci Ramadan. Pasalnya, bulan suci ini ini penuh dengan berkah yang membuat semua orang berlomba-lomba untuk mencari pengampunan dan pahala dari Sang Pencipta.

Meski begitu, umat musim yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan juga tak luput dari godaan, mulai dari rasa haus, lapar, hingga godaan lainnya.

Komika Majelis Lucu Indonesia Tretan Muslim rupanya mengalami situasi ini. Ia menceritakan pengalaman yang membuatnya sampai harus membatalkan puasanya.

“Kayaknya tahun lalu dan itu karena perjalanan, jadi karena asam lambung juga. Emang nggak asam lambung nggak apa-apa batal, kalau jam 9 pagi udah asam lambung mah itu udah direncanain," ungkap Tretan Muslim saat ditemui di KLY office, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (14/4) sore dilansir dari KapanLagi.

Batal Gara-Gara Lihat Bule

Selain batal karena asam lambung, ternyata komika yang memiliki nama asli Muslim Aditya ini tidak bisa menahan pandangan matanya saat melihat bule di Pulau Dewata.

Hal itu terjadi pada saat mengikuti stand up comedy tour Bali tahun 2013 lalu. Ia harus membatalkan puasanya justru karena melihat banyak bule wanita di sana.

“Pernah juga pas 2013 itu acara Stand Up Comedy tour ke Bali. Nah itu bulan puasa, jadi banyak bule, sebenarnya saya kuat (nahan lapar dan haus) tapi ini pahala udah habis jadi ya udah," ujarnya dilansir dari KapanLagi.

Sulit Menahan Haus

Selain itu, saat ditanya mana yang dirasa paling sulit antara menahan rasa lapar, haus, atau pandangan, pria berusia 30 tahun itu mengaku sangat sulit mengontrol rasa haus. Bahkan Tretan mengaku tak kuat saat melihat tidak ada orang di dekatnya yang minum dengan perut kosong.

"Jujur nahan haus, karena kalau kita haus tidak nafsu apapun. Lapar mendinglah, haus paling parah. Kayak lihat iklan sirup nggak ngaruh tapi kalau temen saya minum di sebelah saya kheekk," ungkap Tretan.

Rekomendasi