Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berbatasan dengan India, Ini 4 Fakta Pulau Wunga di Nias Utara

Berbatasan dengan India, Ini 4 Fakta Pulau Wunga di Nias Utara Ilustrasi pulau. ©2015 Merdeka.com/Maria Skaldina

Merdeka.com - Indonesia memiliki puluhan ribu pulau yang begitu eksotis dan indah. Di Nias Utara, terdapat sebuah pulau yang terletak di bagian terluar Indonesia, tepatnya di Samudra Hindia serta berbatasan langsung dengan India. Pulau tersebut bernama Pulau Wunga.

Secara administratif, Pulau Wunga termasuk dalam wilayah Desa Afulu, Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatra Utara. Pulau ini memiliki luas kurang lebih 9 km yang dihuni oleh masyarakat desa kecil yang mayoritas memiliki mata pencaharian berkebun dan nelayan.

Untuk mencapai Pulau Wunga, Anda disarankan memulai perjalanan dari Medan menuju Gunung Sitoli menggunakan pesawat perintis milik perusahaan SMAC selama 2 jam perjalanan. Kemudian, dari Gunung Sitolo dilanjutkan perjalanan menggunakan mobil menuju Desa Afulu selama 5 jam. Lalu, menyeberang menggunakan kapal kecil yang memakan waktu kurang lebih 2 jam.

Penasaran dengan Pulau Wunga yang ada di Nias Utara ini? Simak rangkumannya yang dilansir dari beberapa sumber berikut ini.

Identitas Penduduk

Melansir dari situs resmi direktori pulau-pulau kecil Indonesia ppk-kp3k.kkp.go.id, Pulau Wunga dihuni oleh masyarakat kecil yang terdiri dari 23 bangunan rumah. Pulau ini juga dihuni secara periodik oleh masyarakat Afulu untuk memanen dan memelihara kopra.

Terkait indentitas penduduk, mayoritas masyarakat di pulau tersebut berasal dari keturunan Aceh, kemudian terjadi sebuah akulturasi yang akhirnya melahirkan adat dan budaya yang beragam.

Penghasilan utama masyarakat Desa Afulu bersumber dari hasil kebun dan menangkap ikan di laut. Untuk kebutuhan pokok, semuanya dipenuhi dari Desa Afulu yang berada di Nias Utara. Tak hanya itu, komoditas lain yang ada di pulau ini adalah budidaya kakao yang dijual ke pedagang.

Kekayaan Alam

Fakta lain dari Pulau Wunga ini adalah ditemukan beberapa jenis pohon seperti perdu, mangrove, tanaman rawa, dan pohon kelapa. Tetapi, pohon yang mendominasi di pulau ini adalah pohon kelapa sebagai bahan utama pembuatan kopra.

Setiap karang yang naik ke permukaan dan mengering, sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk ditanami pohon kelapa. Tak heran jika Pulau Wunga ini banyak sekali dijumpai pohon kelapa ketimbang jenis-jenis pohon lainnya.

Pulau Wunga juga banyak dijumpai jenis ikan perenang cepat dan juga lobster. Selain itu, pada wilayah pesisir pulau juga sering digunakan oleh penyu laut untuk bertelur secara musiman.

Terjadi Pergeseran Tanah

Pulau Wunga memiliki karakteristik tanah yang relatif rendah. Pada saat gempa bumi Aceh tahun 2004, ketinggian daratan di pulau ini menurun kurang dari 3 meter. Namun, saat kenaikan massa daratan, pulai ini memiliki ketinggian 5 meter di atas permukaan laut.

Keunikan dari pulau ini adalah tepat di tengahnya terdapat cekungan yang bisa menampung air sehingga jika dilihat dari udara seakan-akan membentuk huruf C.

Gelombang laut di sekitar Pulau Wunga juga terbilang tinggi. Hal ini lantaran dekat dengan Samudra Hindia, sehingga memengaruhi gelombang air laut. Dengan karakteristik itu, sangat cocok untuk aktivitas olahraga air yaitu surfing.

Jenis Kegiatan Wisata

Meskipun belum banyak masyarakat yang tahu soal Pulau Wunga, namun beberapa potensi di tempat ini cukup menjanjikan dan layak untuk dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Untuk pengembangan wisata, Pulau Wunga bisa digunakan untuk wisata alam seperti menyelam, snorkeling, hingga olahraga surfing.

Selain itu, tempat ini merupakan fishing ground. Hal ini kekayaan jenis ikan lautnya sangatlah melimpah. Di sini bisa menjumpai jenis ikan tuna dan cakalang. Ada juga lobster, ikan kerapu, dan ikan kakap.

(mdk/adj)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP