Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menengok Sejarah Gereja Sipirok di Tapanuli Selatan, Dibangun Missionaris Belanda

Menengok Sejarah Gereja Sipirok di Tapanuli Selatan, Dibangun Missionaris Belanda Gereja HKBP Sipirok, Tapanuli Selatan. Cagarbudaya.sumutprov.go.id©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua abad lalu penginjilan telah di rintis oleh dua missionaris dari Inggris di tanah Batak namun pada akhirnya mengalami kebuntuan. Tanah Batak saat itu digambarkan sebagai tempat penuh kegelapan, ketertinggalan, dan menyembah berhala.

Itulah tantangan para Missionaris dalam menyebarkan agamanya di Tanah Batak. Hingga tahun 1861, bertempat di Sipirok, Tapanuli Selatan, seorang missionaris memutuskan untuk melakukan penyebaran Injil di Tanah Batak.

Ialah bernama Gerrit van Asselt, seorang Belanda yang mendapat tugas untuk menyebarkan berita Injil di Tanah Batak bagian Selatan. Setelah beberapa kali menerima penolakan akibat Tanah Batak sudah di kuasai oleh Agama Islam. Gerrit van Asselt tetap mencari cara agar dapat menjalankan tugas mulianya itu.

Dibalik Berdirinya Gereja HKBP Sipirok

gereja hkbp sipirok tapanuli selatan

Youtube Huria Kristen Batak Protestan ©2022 Merdeka.com

Penyebaran Injil oleh Gerrit van Asselt di Sipirok telah memberikan setitik cahaya terang dalam kegelapan Tanah Batak waktu itu. Beberapa masyarakat Batak telah menerima ajaran Gerrit van Asselt hingga kemudian peristiwa ini menjadi awal berdirinya Gereja Sipirok.

Dilansir kanal Youtube Huria Kristen Batak Protestan, Gereja Sipirok berdiri pada tahun 1864

Namun, berbagai tantangan selalu ada setelah berdirinya gereja tersebut. Keadaan sosial dan budaya masyarakat Batak yang masih tertinggal, mengakibatkan penyebaran ini menjadi lebih sulit.

Bangunan Gereja HKBP Sipirok Bergaya Klasik-Modern

gereja hkbp sipirok tapanuli selatan

Youtube Huria Kristen Batak Protestan ©2022 Merdeka.com

Meskipun telah mengalami banyak perubahan. Gereja yang berumur kurang lebih 150 tahun ini masih terlihat adanya arsitektur bangunan gaya klasik-modern zaman Belanda.

Dilansir melalui kanal Youtube Huria Kristen Batak Protestan, seorang warga Sipirok bernama Piter Harap mengatakan "Gereja ini dulunya berlantai papan, dan diperbaharui menjadi lebih besar. Di samping gereja ada sekolah SD namun setelah itu dipindahkan oleh pemerintah setempat," ujarnya. 

gereja hkbp sipirok tapanuli selatan

Youtube Huria Kristen Batak Protestan ©2022 Merdeka.com

Tepat berada di depan gereja, ada sebuah tugu peringatan berdirinya gereja tersebut. Tugu yang besar dan tinggi ini sebagai penanda tempat lahirnya HKBP, sekaligus mengingat perjuangan Gerrit van Asselt.

Apabila melihat bentuk atapnya berbentuk segitiga yang menjulang tinggi. Tepat di ujungnya terdapat patung ayam.

Menjadi Bangunan Cagar Budaya

gereja hkbp sipirok tapanuli selatan

Youtube Huria Kristen Batak Protestan ©2022 Merdeka.com

Saat ini, gereja tersebut masih kokoh dan menjadi tempat cagar budaya Porvinsi Sumatera Utara. Bangunan ini penuh dengan cerita perjuangan dan pengorbanan di dalamnya.

Dalam melestarikan bangunan bersejarah ini, warga Sipirok, Tapanuli Selatan menetapkan gereja ini menjadi tempat ibadah warga sekitar. 

(mdk/adj)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP