Manajer Madura United Sarankan Klub Tahan Opsi KLB

Manajer Madura United Sarankan Klub Tahan Opsi KLB

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Manajer Madura United Sarankan Klub Tahan Opsi KLB
Manajer tim Madura United, Haruna Soemitro meluapkan kekecewaan saat melawan Bhayangkara FC pada lanjutan Go-Jek Liga 1 Indonesia 2018 bersama Bukalapak di Stadion PTIK, Jakarta, Kamis (7/6). Madura United kalah 0-1. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

 

Liputan6.com, Jakarta Manajer Madura United, Haruna Soemitro berharap klub-klub bisa menahan diri dengan kemungkinan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Ini menyusul ditetapkannya Joko Driyono,Plt Ketua Umum PSSI sebagai tersangka oleh Satgas Antimafia Bola.

Dia menilai PSSI saat ini sudah sistematis dan berjalan di jalurnya. Itu sebabnya, klub yakin penetapan Joko Driyono sebagai tersangka tidak akan mempengaruhi hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB.

“Kita ingin PSSI melalui exco melakukan terobosan yang bagus, mengantisipasi persoalan-persoalan kedepan. Khususnya aspirasi yang berkembang di masyarakat khususnya klub,” terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan usai Haruna mengikuti RUPS di The Sultan Hotel, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).

Menurut Haruna, Exco harus segera melakukan terobosan-terobosan yang bagus dan aspiratif yang sesuai dengan aspirasi klub.Kalau pun KLB menjadi jalan terbaik, yang jadi penggagas sebaiknya jangan klub.

Dia mengkhawatirkan, sepak bola sebagai pemersatu bangsa bisa kembali tercabik-cabik gara-gara KLB PSSI. Apalagi suasana perpolitikan di Indonesia sedang panas karena ini tahun politik.

“KLB itu sebaiknya diendorse oleh Exco dan jalan itu menurut saya yang terbaik,"katanya.

 

Jalan Terbaik

Haruna mempersilahkan kalau kemungkinan KLB diajukan oleh anggota Exco. Soalnya KLB bisa dilakukan lewat dua mekanisme yaitu satu melalui klub dengan 2/3 suara atau dari exco sendiri sudah cukup.

"Saya pikir itu yang harus kita junjung tinggi dan hormati agar ke depan perkembangan sepak bola ini tidak terganggu, kompetisi bisa berjalan normal. Saya masih yakin dan memberikan kepercayaan kepada exco untuk memberikan keputusan yang terbaik," katanya.

Rekomendasi