Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Piala Dunia 1998, Ronaldo tiba-tiba melempem

Piala Dunia 1998, Ronaldo tiba-tiba melempem Logo Piala Dunia 1998. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Dari Amerika menuju Eropa. Giliran Prancis kali ini yang menerima kehormatan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 1998. Berlangsung di 10 kota di antaranya Saint-Denis, Marseilles, Paris, Lens, Lyon, Nantes, Toulouse, Saint Etienne, Bordeaux, dan Montpellier, Piala Dunia 1998 adalah ke-16 diselenggarakan pada 10 Juni hingga 12 Juli 1998. Prancis dipilih FIFA pada bulan Juli 1992 dalam pemilihan di Zurich, Swiss, mengalahkan dua calon lainnya, Maroko dan Swiss.

Tim Ayam Jantan memang layak lolos putaran final. Sebabnya, dua tahun sebelumnya, Prancis mampu mencapai semifinal Piala Eropa. Gaya dan permainan sepak bola Prancis juga sangat menarik karena cenderung memperlihatkan tipe menyerang ketika di bawah asuhan pelatih Aime Jaquet.

Dalam penyelenggaraan Piala Dunia 1998, ada perubahan format mendasar dalam hal keikutsertaan negara. Untuk pertama kalinya, putaran Piala Dunia diikuti 32 tim. Karena itu pula, tim-tim dari Asia-Pasifik dan Afrika masing-masing mendapatkan jatah tambahan. Aturan baru juga diterapkan dalam Piala Dunia 1998 untuk aturan permainan. Jika kedua negara bertanding dan skor imbang di waktu normal, maka pada masa perpanjangan diberlakukan Golden Goal atau gol emas. Maksudnya, siapa yang lebih dulu memasukkan gol akan menjadi pemenang pada pertandingan terebut.

Turnamen ini dimenangkan tuan rumah Prancis, setelah memenangkan pertandingan final di Stade de France, Saint-Denis atas Brasil dengan skor 3–0. Sementara, tim kuda hitam Kroasia meraih juara ketiga setelah menang dengan skor 1–2 atas Bulgaria dalam pertandingan perebutan tempat ketiga di Stadion Parc des Princes, Paris.

Yang menarik adalah ketika Ronaldo yang secara misterius tampil bak sapi ompong di partai final. Padahal Ronaldo sebelumnya tampil sangat mengesankan, bahkan empat tahun sebelumnya Ronaldo muda sudah memikat penggemar. Namun sayang, dengan alasan umur yang masih terlalu muda Ronaldo tidak dibawa pelatih ke Amerika pada Piala Dunia 1994. 

Sebelum pertandingan final menghadapi Prancis, Ronaldo dikabarkan absen setelah ia sedikit mengalami gangguan dan diputuskan untuk tidak tampil dalam final. Tetapi secara mengejutkan Ronaldo bisa tampil walaupun tidak dalam kemampuan sebenarnya.

Sejak kick off babak pertama, Prancis yang memiliki konsep permainan menyerang langsung menggebrak pertahanan Brasil dan menghasilkan beberapa peluang. Prancis baru berhasil unggul berkat gol yang dicetak Zidane melalui sundulan di menit 27. Sesaat sebelum turun minum, lagi-lagi  Zidane membuat seisi stadion bersorak untuk kedua kalinya dengan mencetak gol kedua. Seakan memiliki semangat lebih, di babak kedua, Emmanuel Petit memastikan kemenangan Prancis dengan gol yang dicetaknya pada akhir pertandingan. Kemenangan Prancis ini menjadikan untuk pertama kalinya mereka juara dunia dan mampu mengawinkan gelar Eropa dua tahun kemudian.

 

Tuan Rumah: Prancis

Waktu: 10 Juni – 12 Juli 1998

Jumlah Peserta: 32

Juara Dunia: Prancis

Runner-up: Brasil

Posisi ketiga         : Kroasia

Posisi keempat        : Belanda

Top Skor        : Davor Suker, Kroasia dan Romario, Brasil (6)

Jumlah Pertandingan: 64

Total gol        : 171 (2,67/pertandingan)

Penonton: 2.785.100 (43,517/pertandingan) (mdk/hwa)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP