Tekstur Bisa Sangat Menentukan Persepsi Sebuah Makanan Sehat atau Tidak

Selasa, 14 Januari 2020 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Tekstur Bisa Sangat Menentukan Persepsi Sebuah Makanan Sehat atau Tidak Ilustrasi biskuit. healtmeup.com

Merdeka.com - Makanan sehat merupakan salah satu hal yang penting dikonsumsi sehari-hari demi kebugaran tubuh. Namun tahukah kamu bahwa persepsi seseorang terhadap makanan sehat ternyata dipengaruhi oleh tekstur.

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di Anglia Ruskin University menemukan hal ini. Penelitian ini mencoba meneliti mengenai tekstur makanan dengan persepsi orang.

Dilansir dari The Health Site, penelitian ini mempelajari mengenai persepsi dari 88 orang terkait biskuit oat yang identik dalam 6 tekstur berbeda. Partisipan ini kemudian diminta untuk menilai biskuit tersebut sesuai rasa, kesehatan, kenyamanan, kerenyahan, kekenyalan, dan kemungkinan membelinya berdasar tampilan visual dan bukan berdasar rasa atau sentuhan.

Hasil penelitian terbaru ini melihat bagaimana produk makanan dapat dianggap berbeda tergandung dari tampilannya. Diketahui bahwa tekstur permukaan biskuit menunjukkan pada orang-orang bagaimana manfaat sehatnya dan tekstur ini juga menunjukkan bagaimana anggapan sehat seseorang terhadap biskuit itu.

1 dari 1 halaman

"Temuan ini sangat menarik karena bisa menjadi acuan bagi pabrik makanan untuk mendesain makanan yang bisa membantu konsumer mendapat pilihan yang lebih sehat. Makanan manis seperti biskuit, memiliki tampilan yang kurang sehat dan meningkatkan persepsi kelezatannya dan meningkatkan kemungkinan dibeli," terang peneliti Dr. Jansson-Boyd.

"Untuk membantu memilih membeli makanan yang lebih sehat, produsen makanan bisa menggunakan tampilan yang kurang sehat, tekstur lebih lembut untuk mengatasi persepsi apakah makanan sehat ini tidak lezat," sambung Boyd.

Biskuit yang memiliki tekstur kurang eksplisit dianggap lebih renyah, lezat, dan juga disenangi untuk dibeli. Hasil penelitian selanjutnya juga menyimpulkan bahwa persepsi kelezatan makanan meningkat dengan menurunnya kesehatannya. Hal ini juga meningkatkan kemungkinan tersebut dibeli walau tak dianggap sehat. [RWP]

Baca juga:
Melihat Bagaimana Comfort Food Bekerja, Adakah Bahaya yang Tersimpan di Dalamnya?
Apakah Penggunaan Air Fryers Benar-Benar Sehat untuk Memasak Makanan?
Pakar Kesehatan Jelaskan Bahwa Sesungguhnya Tak Ada Superfood
Ini Makanan yang Bakal Bermanfaat untuk Membuat Tidurmu Jadi Lebih Berkualitas

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini