Musim pancaroba telah tiba, dan bersamaan dengan perubahan cuaca ekstrem, tubuh kita rentan mengalami kontraksi dan perubahan yang dapat menyebabkan masuk angin.
Advertisement
Advertisement
Masuk angin adalah istilah yang akrab di telinga masyarakat Indonesia ketika tubuh terasa tidak enak. Meskipun banyak yang percaya bahwa masuk angin disebabkan oleh terlalu banyak udara atau angin yang masuk ke tubuh, sebenarnya ini adalah mitos. Gangguan kesehatan dengan gejala mirip masuk angin sebenarnya disebut flu atau common cold.
"Faktanya, daya tahan tubuh mudah menurun terlebih saat musim pancaroba. Suhu udara yang berubah-ubah dan intensitas sinar matahari yang menurun dapat berdampak pada daya tahan tubuh," kata Dr. Fitri, seorang ahli kesehatan.
Advertisement
Musim pancaroba membawa perubahan suhu udara yang signifikan. Daya tahan tubuh harus terus menyesuaikan diri, dan inilah yang dapat meningkatkan risiko terkena masuk angin.
"Perubahan suhu udara membuat tubuh terus menyesuaikan diri sehingga dapat berdampak pada daya tahan tubuh. Sinar matahari yang kurang intensitas juga berpengaruh pada sintesis vitamin D, yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh," jelas Dr. Fitri.
Advertisement
Advertisement
Beberapa gejala yang umum terjadi meliputi:
- Pusing
- Demam
- Perut kembung
- Mual
- Radang tenggorokan
- Pilek dan hidung tersumbat
- Batuk
- Lemas
-Nyeri otot dan sendi
- Diare
- Cenderung sering buang gas.
Advertisement
Advertisement
Jahe memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu meredakan peradangan dalam tubuh. Minum segelas air hangat dengan jahe atau jus jahe segar dapat membantu mengurangi gejala masuk angin.
2. Konsumsi Makanan Mudah Dicerna
Saat mengalami masuk angin, pilih makanan yang mudah dicerna seperti sup ayam atau bubur. Hindari makanan pedas, berlemak, dan berminyak.
3. Minum Banyak Air Putih
Tubuh cenderung kehilangan cairan saat mengalami masuk angin. Pastikan untuk minum cukup air putih agar tubuh tetap terhidrasi.
Advertisement
4. Obat Gosok dengan Eucalyptus
Eucalyptus, terkenal dengan khasiatnya, dapat digunakan untuk meredakan batuk. Obat gosok dengan eucalyptus oil, menthol, dan camphor dapat membantu mengatasi gejala masuk angin.
5. Gunakan Kompres Hangat
Kompres hangat dapat membantu meredakan ketegangan otot. Letakkan kain bersih yang direndam dalam air hangat di area yang terkena selama beberapa menit.
Advertisement
Istirahat adalah kunci untuk pulih dari masuk angin. Jangan memaksakan diri untuk beraktivitas berat. Tubuh membutuhkan waktu untuk pulih, dan istirahat yang cukup dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Advertisement
1. Kenakan Jaket Ketika Bepergian
Pastikan untuk mengenakan jaket yang tertutup saat bepergian di udara malam. Ini dapat melindungi tubuh dari angin dingin yang dapat memicu masuk angin.2. Rutin Berolahraga dan Konsumsi Makanan Bergizi
Olahraga secara teratur dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Pastikan untuk mengimbangi dengan asupan makanan bergizi dan hindari merokok.
3. Pakai Humidifier
Humidifier dapat menambah kelembapan udara di dalam ruangan, membantu meredakan hidung tersumbat.
Advertisement
Advertisement
Meskipun tidak sepenuhnya mencegah, vitamin C dapat mempersingkat durasi gejala masuk angin. Ini bermanfaat terutama bagi yang berisiko tinggi terkena common cold.
Advertisement
Advertisement
Ingatlah, menjaga daya tahan tubuh adalah kunci untuk menghadapi perubahan cuaca dan musim.