Tanda Kelebihan Garam pada Tubuh serta Faktor Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Konsumsi makanan tinggi garam dalam kehidupan sehari-hari bisa terjadi tanpa kita sadari.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Tanda Kelebihan Garam pada Tubuh serta Faktor Penyebab yang Perlu Diwaspadai
Tanda Kelebihan Garam pada Tubuh serta Faktor Penyebab yang Perlu Diwaspadai (Merdeka.com)

Garam adalah salah satu zat penting dalam tubuh manusia yang berperan dalam berbagai proses fisiologis, seperti menjaga keseimbangan air, transmisi impuls saraf, dan kontraksi otot.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mengonsumsi garam dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda kelebihan garam pada tubuh dan faktor-faktor penyebabnya yang perlu diwaspadai.

Berbagai organisasi kesehatan telah memberikan rekomendasi konsumsi garam harian yang dapat dijadikan panduan. Misalnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan maksimum 5 gram natrium per hari, setara dengan sekitar 2 gram garam meja (sekitar setengah sendok teh).



Sedangkan American Heart Association (AHA) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memiliki rekomendasi maksimum 2.300 mg natrium per hari yang setara dengan sekitar satu sendok teh garam meja bagi mereka yang sehat.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tanda-tanda tubuh mengalami kelebihan garam, atau yang biasa disebut hipernatremia, dapat muncul dalam beberapa gejala yang cukup jelas. Beberapa tanda dan gejala tersebut antara lain:

Rasa Haus yang Berlebihan

Rasa Haus yang Berlebihan
Dok. Istimewa

Kelebihan garam dapat menyebabkan dehidrasi karena tubuh mencoba mengimbangi kadar natrium yang tinggi dengan memperbanyak produksi urin, sehingga menyebabkan rasa haus yang intens.

Retensi Air

Konsumsi garam yang berlebihan menyebabkan tubuh menahan lebih banyak air, yang pada akhirnya dapat menyebabkan pembengkakan pada tangan, kaki, pergelangan kaki, dan wajah.

Peningkatan Tekanan Darah

Peningkatan Tekanan Darah
Dok. Istimewa

Kadar natrium yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, yang berdampak negatif pada kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Nyeri atau Kram Otot

Hipernatremia dapat menyebabkan otot menjadi kaku atau kram karena gangguan keseimbangan elektrolit.

Kekakuan Otot atau Kelemahan

Kekakuan Otot atau Kelemahan
Dok. Istimewa

Kelebihan garam dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh, yang dapat menyebabkan kekakuan otot atau kelemahan.

Gangguan Sistem Saraf

Kelebihan garam dapat mempengaruhi fungsi sistem saraf, yang dapat menyebabkan gejala seperti kebingungan, kelelahan, gangguan kognitif, atau bahkan kejang.

Denyut Jantung Tidak Teratur

Denyut Jantung Tidak Teratur
Dok. Istimewa

Hipernatremia yang parah dapat menyebabkan gangguan irama jantung, yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan.

Gangguan Pencernaan

Kadar natrium yang tinggi dalam darah dapat mempengaruhi saluran pencernaan, yang menyebabkan mual, muntah, atau diare.

Faktor Penyebab Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Faktor Penyebab Terlalu Banyak Konsumsi Garam
Dok. Istimewa

Ada beberapa faktor penyebab yang bisa membuat tubuh mengalami kelebihan garam, di antaranya adalah:

Konsumsi Makanan Olahan dan Makanan Cepat Saji

Makanan olahan dan makanan cepat saji umumnya mengandung jumlah garam yang tinggi untuk meningkatkan rasa dan daya tahan. Mengonsumsi makanan ini secara teratur dapat menyebabkan asupan garam yang berlebihan.

Penggunaan Garam Meja Berlebihan

Penggunaan Garam Meja Berlebihan
Dok. Istimewa

Menambahkan garam meja secara berlebihan saat memasak atau makan juga dapat menyumbang pada konsumsi garam yang lebih tinggi dari yang seharusnya.

Camilan Tinggi Garam

Camilan seperti keripik, kacang goreng, dan makanan ringan lainnya yang mengandung garam tinggi juga dapat menyebabkan asupan garam yang berlebihan.

Makanan Kemasan

Makanan  Kemasan
Dok. Istimewa

Makanan olahan dan kemasan, termasuk sup kaleng, saus, atau makanan instan, sering mengandung garam dalam jumlah besar.

Jumlah ideal konsumsi garam dalam sehari bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan.



Sekitar 75 hingga 80 persen konsumsi garam umumnya berasal dari makanan olahan dan makanan yang disajikan di luar rumah. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengawasi konsumsinya.

Jumlah ideal konsumsi garam dalam sehari bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan.<br><br><br><br>Sekitar 75 hingga 80 persen konsumsi garam umumnya berasal dari makanan olahan
Dok. Istimewa
Rekomendasi