Asam urat dapat dialami oleh siapa saja, tanpa memandang usia. Penyebabnya bervariasi, mulai dari pola makan hingga faktor genetik. Konsumsi makanan yang kaya purin seperti daging merah, jeroan, makanan laut, dan minuman beralkohol dapat meningkatkan kadar asam urat.
Ketika purin dipecah dalam tubuh, salah satu hasilnya adalah asam urat. Selain itu, gangguan metabolisme, masalah fungsi ginjal, obesitas, konsumsi minuman manis, serta faktor keturunan juga berkontribusi terhadap peningkatan kadar asam urat. Berbagai penyebab ini dapat berdampak negatif pada kesehatan secara keseluruhan.
Kadar asam urat yang terlalu tinggi dapat memicu nyeri dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Menurut MedicalNewsToday dan dirangkum Merdeka.com, berikut adalah beberapa gejala yang mungkin muncul ketika kadar asam urat meningkat.
Advertisement
Cara Mengatasi Kadar Asam Urat yang Tinggi
Makanan tertentu mengandung purin, yang di dalam tubuh akan dipecah menjadi asam urat. Ketika seseorang mengonsumsi makanan yang tinggi purin, hal ini dapat menyebabkan penumpukan asam urat dalam darah. Meskipun tidak mungkin untuk sepenuhnya menghindari purin, karena banyak makanan mengandung jumlah purin yang sedikit, seseorang masih dapat menerapkan diet rendah purin. Selain itu, ada langkah-langkah lain yang dapat diambil untuk menurunkan kadar purin dalam tubuh.
Makanan dan minuman yang memiliki kandungan purin sedang hingga tinggi meliputi alkohol, daging babi asap, kalkun, daging sapi muda, organ dalam, kerang, teri, dan ikan sarden. Untuk mencegah terjadinya kambuhnya asam urat, individu disarankan untuk menghindari alkohol, menjaga berat badan ideal, serta melakukan aktivitas fisik ringan seperti berenang, bersepeda, dan berjalan. Penumpukan asam urat yang berlebihan dapat merusak sendi dan jaringan tubuh. Jika kadar asam urat tetap tinggi dalam jangka waktu yang lama, maka dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Bagi mereka yang mengalami asam urat, sangat penting untuk menjaga kadar asam urat dalam batas yang sehat. Dengan melakukan langkah-langkah ini, gejala dapat diperbaiki dan risiko kambuhnya asam urat dapat diminimalkan. Seperti yang disebutkan, "Melakukan hal ini dapat memperbaiki gejala dan mengurangi risiko kambuhnya asam urat!" Ini menunjukkan betapa pentingnya perhatian terhadap pola makan dan gaya hidup untuk kesehatan secara keseluruhan.
Advertisement
Apa yang Dirasakan Ketika Asam Urat Tinggi?
Gejala asam urat tinggi tidak selalu muncul pada setiap orang. Seringkali, gejala baru akan terlihat setelah kadar asam urat berada di luar batas normal dalam waktu yang cukup lama, yang kemudian dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Pada beberapa individu, kadar asam urat yang tinggi dapat menyebabkan gejala seperti nyeri sendi, pembengkakan, sendi yang terasa hangat saat disentuh, serta perubahan warna dan kilau pada kulit di sekitar sendi.
Selain itu, gejala batu ginjal juga bisa muncul akibat tingginya kadar asam urat, seperti nyeri punggung, nyeri di samping tubuh, frekuensi buang air kecil yang meningkat, urin yang keruh atau berbau tidak biasa, serta mual atau muntah.