Mengenal Ciri-Ciri Diabetes di Usia Muda yang Perlu Diwaspadai

Angka kasus diabetes pada anak-anak dan remaja terus meningkat seiring dengan perubahan gaya hidup yang modern.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Mengenal Ciri-Ciri Diabetes di Usia Muda yang Perlu Diwaspadai
Gejala Klasik Diabetes Mellitus pada Anak (JPC PROD/Shutterstock) (© 2025 Liputan6.com)

Diabetes kini bukan hanya masalah kesehatan yang mengincar orang tua. Saat ini, individu dari kelompok usia muda juga berisiko tinggi mengalami penyakit ini akibat gaya hidup modern yang tidak sehat. Perubahan dalam kebiasaan makan, minimnya aktivitas fisik, serta faktor genetik merupakan penyebab utama dari meningkatnya jumlah penderita diabetes di kalangan anak muda.

Data menunjukkan bahwa jumlah penderita diabetes di usia muda semakin meningkat. "Menurut laporan IDAI, prevalensi diabetes tipe 1 pada anak-anak dan remaja di Indonesia meningkat hingga 70 kali lipat dalam satu dekade terakhir." Lonjakan ini menjadi sinyal peringatan serius untuk lebih memperhatikan kesehatan sejak usia dini.

Mengetahui ciri-ciri diabetes pada usia muda sangat penting agar kita dapat mengambil langkah pencegahan atau pengobatan yang tepat. Dengan memahami gejala dan risiko yang ada, kita bisa lebih proaktif dalam menjaga kesehatan. Mari kita bersama-sama simak informasi lengkap mengenai diabetes pada usia muda dan cara-cara untuk mencegahnya!

1. Apa Itu Diabetes dan Mengapa Usia Muda Rentan?

Diabetes merupakan suatu kondisi kesehatan kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Penyakit ini terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu diabetes tipe 1 yang bersifat autoimun dan diabetes tipe 2 yang lebih dipengaruhi oleh pola hidup.

Saat ini, kelompok usia muda semakin berisiko terkena diabetes, terutama tipe 2. Penyebab utamanya adalah pola hidup modern yang meliputi konsumsi makanan yang kaya gula dan lemak serta minimnya aktivitas fisik. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Nature Reviews Endocrinology, 47--84 persen penderita diabetes mengalami komplikasi serius pada tubuh bagian bawah, termasuk di usia muda.

Selain itu, faktor keturunan juga memiliki pengaruh yang signifikan. Jika seseorang memiliki anggota keluarga yang menderita diabetes, maka risiko untuk mengalaminya juga akan meningkat. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala-gejala diabetes sejak awal.

2. Ciri-Ciri Diabetes di Usia Muda yang Perlu Diwaspadai

1. Frekuensi Buang Air Kecil yang Tinggi Penderita diabetes muda seringkali mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil, terutama pada malam hari. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah, yang memaksa tubuh untuk mengeluarkannya melalui urine.

2. Rasa Haus yang Berlebihan Rasa haus yang tidak kunjung reda meskipun sudah banyak minum juga menjadi salah satu ciri diabetes. Kondisi ini dikenal sebagai polidipsia dan seringkali disertai dengan mulut yang kering.

3. Penurunan Berat Badan yang Drastis Kehilangan berat badan secara mendadak tanpa penyebab yang jelas dapat menjadi indikasi adanya diabetes. Hal ini terjadi karena tubuh tidak dapat memanfaatkan glukosa sebagai sumber energi, sehingga lemak dan otot digunakan sebagai sumber alternatif.

4. Kelelahan yang Berkepanjangan Tubuh yang tidak mendapatkan energi dari glukosa akan merasakan kelelahan yang berkepanjangan. Kelelahan ini sering kali terasa terus-menerus dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

5. Luka yang Sulit Sembuh Penderita diabetes sering mengalami kesulitan dalam penyembuhan luka. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula darah yang menghambat proses regenerasi sel, sehingga luka menjadi lebih lama untuk sembuh.

3. Dampak Diabetes di Usia Muda

Diabetes yang terjadi pada usia muda tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas hidup secara keseluruhan. Penderita diabetes sering kali harus menghadapi risiko komplikasi yang serius, seperti:

  1. Gangguan Penglihatan: Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah di mata, yang dapat berujung pada kebutaan.
  2. Penyakit Jantung: Diabetes dapat meningkatkan risiko serangan jantung karena memengaruhi pembuluh darah besar.
  3. Neuropati: Kerusakan saraf akibat diabetes dapat menyebabkan rasa mati rasa pada tangan dan kaki.

Komplikasi-komplikasi ini dapat dicegah dengan melakukan manajemen yang tepat sejak gejala pertama kali muncul.

4. Cara Mencegah Diabetes di Usia Muda

1. Menjaga Berat Badan yang Sehat Mempertahankan berat badan yang sehat sangat penting untuk mencegah terjadinya diabetes tipe 2. Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya resistensi insulin, yang merupakan salah satu faktor pemicu diabetes.

2. Mengadopsi Pola Makan yang Sehat Penting untuk mengurangi asupan gula, makanan olahan, dan lemak jenuh. Sebaliknya, tingkatkan konsumsi sayuran, buah-buahan, serta sumber protein yang rendah lemak untuk mendukung kesehatan tubuh.

3. Melakukan Aktivitas Fisik Secara Teratur Berolahraga selama 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki atau bersepeda, sangat bermanfaat untuk membantu tubuh dalam mengatur kadar gula darah dengan lebih efektif. Aktivitas fisik yang teratur juga dapat meningkatkan kesehatan jantung dan kebugaran secara keseluruhan.

4. Rutin Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara berkala guna mendeteksi kemungkinan tanda-tanda awal diabetes. Jika memungkinkan, memiliki alat tes gula darah di rumah dapat memudahkan pemantauan kesehatan secara mandiri.

5. Tindakan Jika Terdiagnosis Diabetes

Setelah mendapatkan diagnosis, terdapat beberapa langkah krusial yang harus diambil:

  1. Berkonsultasi dengan Dokter: Dokter akan memberikan arahan mengenai pola makan, aktivitas fisik, dan jenis obat yang perlu dikonsumsi.
  2. Kelola Stres: Stres dapat memperburuk kadar gula darah. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi.
  3. Ikuti Pengobatan: Sangat penting untuk mengonsumsi obat atau insulin sesuai dengan anjuran dokter demi menjaga kestabilan kadar gula darah.

Apa saja gejala awal diabetes di usia muda?

Gejala awal meliputi sering buang air kecil, rasa haus berlebihan, kelelahan, dan penurunan berat badan drastis.

Bisakah diabetes tipe 2 disembuhkan?

Diabetes tipe 2 tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, tetapi dapat dikelola dengan pola hidup sehat dan pengobatan.

Apakah diabetes hanya menyerang orang dengan riwayat keluarga?

Tidak. Gaya hidup tidak sehat juga menjadi faktor utama risiko diabetes, meski tanpa riwayat keluarga.

Berapa kadar gula darah normal untuk orang sehat?

Kadar gula darah puasa normal berkisar antara 70–100 mg/dL.

Rekomendasi