Ini yang Dialami oleh Organ Kewanitaan ketika Terangsang

"Vagina dan vulva merupakan struktur yang cukup dinamis. Pada saat terangsang, terdapat peningkatan aliran darah pada jaringan dan organ pinggul," terang Dr. Kiarra King, dokter OB-GYN dilansir dari Romper.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Ini yang Dialami oleh Organ Kewanitaan ketika Terangsang
ilustrasi area kewanitaan. ©www.newhealthadvisor.com

Pada pria dan wanita, gairah seksual yang muncul sebenarnya menunjukkan tanda yang jelas. Sama seperti pria yang mengalami ereksi, wanita sebenarnya juga mengalami respons tubuh tertentu ketika bergairah dan terangsang.

Sayangnya, hal ini tak banyak dibahas serta terlalu banyak orang yang malu untuk membahas dan menanyakannya. Padahal, apa yang terjadi pada organ kewanitaan ketika terangsang ini sangat jelas dan tidak misterius.

Pada saat terangsang, wanita sebenarnya memiliki respons tubuh yang sangat jelas. Hal ini bisa memicu terjadinya orgasme yang luar biasa pada wanita.

"Vagina dan vulva merupakan struktur yang cukup dinamis. Pada saat terangsang, terdapat peningkatan aliran darah pada jaringan dan organ pinggul," terang Dr. Kiarra King, dokter OB-GYN dilansir dari Romper.

"Hal ini menyebabkan bagian luar genitalia (labia mayora, labia minora, dan klitoris) membengkak dan membesar. Pada bagian dalam, vagina memanjang, berair, dan melubrikasi dirinya sendiri," sambungnya.

Dengan kata lain, pada saat tengah terangsang, terdapat banyak hal terjadi dalam tubuh wanita. Kondisi bergairah ini menjadikan munculnya rasa hangat dan geli hingga ke seluruh tubuh seiring meningkatnya dorongan seksual. Dorongan seksual ini menyebabkan munculnya lubrikasi pada vagina seiring meningkatnya tekanan darah.

Hal yang paling menarik terjadi adalah pada bagian dalam vagina yang menjadi semakin membesar. Pada saat terangsang, vagina bisa membesar hingga dua kali lipat.

Sejumlah faktor bisa memengaruhi pembesaran vagina pada saat terangsang ini. Kondisi seperti hormon, kebiasaan, atau bahkan permasalahan yang dimiliki bisa menimbulkan respons berbeda terhadap vagina pada saat wanita terangsang.

Kondisi lain ini bisa sangat berpengaruh dan menimbulkan respons yang berbeda-beda pada saat wanita terangsang. Kondisi terangsang yang terjadi ini bisa sangat kompleks dan menimbulkan respons berbeda pada satu kesempatan bercinta dengan kesempatan lainnya.

Rekomendasi