Air Bisa Menjadi Penyebab Masalah Kulit: Mengenal Air Sadah

Jenis air yang dipakai sehari-hari dapat mendukung permasalahan kulit yang kita alami. Air sadah atau air keras (hard water), adalah air yang memiliki tingkat mineral pH lebih tinggi. Kandungan mineral ini biasanya berupa ion kalsium (Ca) dan magnesiun (Mg).

magang1
Oleh magang1 - Reporter
Air Bisa Menjadi Penyebab Masalah Kulit: Mengenal Air Sadah
ilustrasi mandi. pexels

Tahukah Anda, sebuah kondisi atau lebih tepatnya kandungan air yang dipakai sehari-hari dapat mendukung permasalahan kulit yang kita alami.

Air sadah atau air keras (hard water), adalah air yang memiliki tingkat mineral pH lebih tinggi. Kandungan mineral ini biasanya berupa ion kalsium (Ca) dan magnesiun (Mg).

Cara paling mudah mengenali apakah rumah dialiri air sadah adalah ketika mencuci peralatan makan. Dengan air sadah, biasanya busa yang dihasilkan sedikit dan setelah mencuci meninggalkan residu.

Air sadah juga bisa menyebabkan berbagai permasalahan kulit dan rambut, mulai dari rambut rontok hingga eksim. Untuk itu, kenali apa itu air sadah dan dampak yang bisa ditimbulkan.

Terdapat beberapa area perumahan yang dialiri oleh air sadah. Cara mengenali apakah rumah Anda dialiri air sadah atau tidak cukup mudah.

Berikut beberapa hal yang bisa Anda amati untuk mengetahui apakah Anda menggunakan air sadah:

  • Residu pada piring dan gelas: bentuk residu ini bisa berupa bintik-bintik atau garis. Ini merupakan efek dari kalsium karbonat.
  • Residu pada lantai dan wastafel: lantai yang dipel dengan air sadah juga akan meninggalkan bekas berupa bintik-bintik. Wastafel yang dialiri air sadah juga dapat mengalami hal yang sama.
  • Baju kusam: baju yang dicuci dengan air sadah akan lebih mudah kehilangan warnanya karena air sadah yang lebih korosif.
  • Tekanan air yang kecil: deposit mineral bisa menumpuk dalam jangka lama sehingga mempersempit pipa.

Secara umum, air sadah sebenarnya tidak akan menimbulkan dampak yang serius. Namun karena air yang bersifat ‘keras’, maka dapat menimbulkan beberapa masalah kulit dan rambut.

  • Kulit kering.
  • Mengubah keseimbangan pH kulit.
  • Mengikis skin barrier sehingga kulit lebih rentan terhadap masalah jerawat dan iritasi lainnya.
  • Memperparah kondisi kulit eksim.
  • Karena kondisi kulit kepala kering sehingga rambut mudah patah yang menyebabkan kerontokan.
  • Rambut mengeriting karena kurangnya kelembapan alami di kulit kepala yang tergerus air sadah.
  • Merusak folikel rambut yang bisa berujung pada ketombe semakin menumpuk.

Jika kediaman Anda kebetulan termasuk yang dialiri oleh air sadah, sebenarnya tidak masalah sebagaimana air sadah juga bermanfaat bagi tubuh berkat kandungan mineralnya yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh,

Namun jika Anda mengalami salah satu atau beberapa dampak dari air sadah sudah cukup mengganggu kehidupan sehari-hari, Anda bisa memasang instalasi pelembut air (water softener).

Water softener berfungsi mengurangi kadar kalsium, magnesium, dan ion lainnya melalui proses filtrasi dan mengalirkan air melalui resin dan natrium. Dengan begitu, air yang mengalir di rumah menjadi bebas magnesium, kalsium, dan kandungan penyebab air sadah lainnya.

Reporter: Prilisa Septi Hariani

 

Rekomendasi