Jaga Kebugaran Tubuh, Berikut ini Tips Olahraga Saat Puasa

Bulan Ramadan membuat umat muslim berpuasa tanpa asupan makanan dan minuman selama 13—14 jam setiap harinya selama satu bulan. Hal tersebut membuat banyak orang mengurangi aktivitasnya. Padahal berolahraga ketika puasa dapat mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh. Berikut ini beberapa tips olahraga saat puasa.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jaga Kebugaran Tubuh, Berikut ini Tips Olahraga Saat Puasa
Ilustrasi berolahraga ketika puasa. ©2016 Merdeka.com

Bulan Ramadan membuat umat muslim harus menjalankan ibadah puasa selama 13—14 jam setiap harinya selama satu bulan. Selama berpuasa, tubuh Anda tidak akan mendapatkan asupan makanan dan minuman.

Hal tersebut membuat banyak orang memilih untuk mengurangi aktivitasnya. Kebanyakan orang beralasan bahwa mereka lemas dan tidak memiliki tenaga untuk beraktivitas, terutama melakukan olahraga. Padahal berolahraga ketika puasa dapat mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh.

Anda perlu mengatur strategi agar dapat melakukan olahraga ketika berpuasa. Hal ini diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh selama bulan Ramadan. Berikut ini beberapa tips olahraga saat puasa yang dapat Anda terapkan.

1. Perhatikan Waktu Olahraga

Tips olahraga saat puasa yang pertama adalah memperhatikan waktu olahraga. Ketika berpuasa, Anda tidak disarankan melakukan olahraga di siang hari. Hal ini dikarenakan olahraga dapat membuat tubuh Anda dehidrasi.

Dilansir dari Islamicity, waktu terbaik untuk melakukan olahraga saat puasa adalah setelah berbuka puasa. Hal ini disebabkan karena ketika berbuka, tubuh telah mendapatkan asupan energi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Terdapat pilihan waktu lain untuk berolahraga, yaitu ketika sore hari menjelang berbuka. Anda bisa berolahraga dengan durasi 30—60 menit. Pemilihan waktu ini didasarkan pada waktu berbuka yang membuat tubuh dapat segera mendapatkan asupan energi setelah berolahraga.

Selanjutnya, tips olahraga saat puasa yang bisa Anda terapkan adalah memilih olahraga yang tepat. Ketika berpuasa, sebaiknya pilih jenis olahraga yang ringan dengan intensitas rendah.

Hindari untuk melakukan olahraga fisik ketahanan, plyometrics, kecepatan dan kelincahan ketika berpuasa karena akan membuat tubuh Anda mudah lesu. Berikut ini beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan ketika berpuasa.

- Bersepeda

Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang bisa Anda lakukan ketika berpuasa. Mengayuh sepeda selama 30 menit dapat melancarkan aliran darah, meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas otot, meningkatkan mobilitas sendi, hingga dapat meredakan stres.

- Yoga

Aktivitas yoga tidak membutuhkan tenaga yang banyak saat melakukannya. Seseorang dapat melakukannya dengan gerakan lembut, peregangan otot, ataupun metode pernapasan. Manfaat yang ditawarkan yoga juga cukup banyak, yaitu mempercepat proses detoksifikasi tubuh, menyehatkan otak, dan membuat tubuh memompa lebih banyak darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh.

- Jalan Kaki


Jalan kaki bisa dijadikan opsi pilihan untuk berolahraga di bulan puasa. Bahkan, Anda bisa melakukan jalan kaki di tempat. Manfaatnya pun cukup beragam, dari menjaga kebugaran jantung dan paru-paru, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, memperkuat tulang, meningkatkan kekuatan serta ketahanan otot, hingga mengurangi lemak tubuh.

- Naik Turun Tangga

Meskipun terlihat sepele, naik turun tangga memiliki banyak manfaat. Dengan naik turun tangga, Anda dapat membakar kalori, meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan ketahanan tubuh dalam berolahraga, dan menambah kekuatan tubuh.

3. Jangan Olahraga secara Berlebihan

Tips olahraga saat puasa yang perlu Anda perhatikan adalah jangan berolahraga secara berlebihan. Ketahui kemampuan diri Anda ketika berolahraga.

Disarankan untuk tidak mencoba intensitas olahraga yang lebih tinggi dari yang biasa Anda lakukan karena justru akan membuat tubuh terkejut karena tidak terbiasa. Lakukan olahraga dengan intensitas yang paling ringan secara rutin terlebih dahulu.

4. Tetap Penuhi Kebutuhan Gizi ketika Sahur dan Berbuka

Saat Ramadan, tubuh diberi waktu dua kali untuk makan, yaitu saat sahur dan berbuka puasa. Perhatikan asupan gizi Anda berimbang dengan mengonsumsi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh ketika berpuasa.

Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan serat (yang memiliki indeks glikemik rendah) untuk meningkatkan cadangan energi agar tubuh tidak cepat lemas karena kehabisan energi. 

Selain itu, konsumsi protein juga diperlukan oleh tubuh. Makanan dengan kandungan protein tinggi, seperti ikan, telur, dan daging dapat membantu tubuh Anda memperbaiki sel otot yang rusak ketika berolahraga. 

5. Jaga Hidrasi Tubuh

Ketika berpuasa Anda hanya bisa minum ketika sahur dan berbuka. Maka dari itu, Anda perlu membentuk jadwal untuk mengonsumsi air putih agar tubuh dapat terhidrasi dengan baik. Dalam sehari, asupan cairan yang dibutuhkan manusia adalah 1,5—2 liter. Anda bisa membagi waktu konsumsinya, seperti 2 gelas ketika sahur, 2 gelas ketika berbuka, dan 4 gelas setelah tarawih. 

Selain itu, Anda juga disarankan untuk membatasi melakukan aktivitas fisik di siang hari untuk mencegah dehidrasi. Melakukan olahraga yang mengeluarkan banyak keringat di siang hari saat puasa dapat menyebabkan dehidrasi karena cairan tubuh hilang melalui keringat.

6. Perhatikan Durasi Tidur

Tips olahraga saat puasa yang terakhir adalah memperhatikan durasi tidur. Orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7-9 jam dalam sehari. Maka dari itu, cukupi waktu tidur harian Anda agar tubuh tidak lemas dan loyo setelah berolahraga ketika sedang berpuasa.

Jangan buat puasa menghambat aktivitas olahraga Anda! Agar lebih bersemangat dalam berolahraga, Anda bisa mengajak anggota keluarga atau teman ngabuburit untuk berolahraga bersama. Dengan begitu, aktivitas olahraga Anda akan terasa lebih menyenangkan. Itulah beberapa tips olahraga saat puasa, semoga dapat membantu Anda dalam menjaga kebugaran tubuh ketika berpuasa.

Rekomendasi