Mulai dari Anda kecil hingga beranjak dewasa seperti sekarang, ada begitu banyak mitos tentang kesehatan yang Anda dengar. Mulai dari makan es krim bisa bikin pilek, mengonsumsi makanan tinggi lemak bisa membuat tubuh gemuk, hingga banyak makan cabai bikin usus bantu.Pertanyaannya, apakah mitos tersebut benar adanya?Well, karena seringkali didengung-dengungkan, bukan berarti mitos tersebut benar. Sebab ada kalanya mitos tersebut belum melalui beberapa penelitian sehingga belum pasti kebenarannya. Dan Anda yang terlanjur mempercayainya, cenderung untuk mengikuti sesuatu yang belum jelas kebenarannya.Oleh karena itu berikut ada beberapa rangkuman tentang mitos kesehatan dan kebenaran di baliknya.Microwave membunuh nutrisi makanan
Pengolahan makanan menggunakan microwave atau alat masak lainnya dipercaya bisa menghilangkan nutrisi makanan. Namun sebenarnya ada beberapa jenis microwave yang aman untuk makanan. Selain itu pengolahan makanan dengan waktu yang tepat juga bisa menjaga nutrisi makanan di dalamnya.Makanan tinggi lemak bikin gemuk
Nyatanya tak semua makanan tinggi lemak bisa membuat Anda gemuk. Terutama jika makanan tersebut mengandung lemak sehat. Namun jika Anda makan makanan tinggi lemak tidak sehat, sebenarnya hal ini lebih memberikan dampak buruk pada kesehatan darah. Sebab lemak akan menyumbat aliran darah dan membahayakan jantung Anda.Karbohidrat bikin gendut
Karbohidrat yang dikonsumsi berlebihan memang bikin gendut. Oleh karena itu jika Anda merasa bahwa makanan yang Anda konsumsi tinggi akan karbohidrat, seimbangkan dengan sayuran atau makanan berserat lainnya.
Advertisement
Makanan free gluten itu sehat
Gluten merupakan protein yang ada di dalam karbohidrat. Tak hanya membuat kegemukan, orang yang alergi terhadap gluten juga bisa mengalami beberapa gangguan kesehatan di tubuhnya. Biasanya gluten ada di dalam roti dan makanan bertepung lainnya.
Nah, untungnya saat ini ada makanan free gluten. Jangan takut mencobanya, sebab makanan ini memang sehat.Terlalu sering menonton TV bikin penglihatan menurun
Tidak bisa dipungkiri bahwa TV merupakan hiburan murah dan menyenangkan. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa terlalu sering nonton TV bikin penglihatan menurun. Well, kenyataannya memang terlalu sering nonton TV akan membuat otot mata jadi lelah dan tegang yang bisa berujung dengan tingkat kefokusan mata berkurang.Serangan jantung ditandai dengan nyeri dada
Beberapa pasien jantung mengakui bahwa ada rasa nyeri di dada sebelum serangan jantung datang. Namun ternyata tak semuanya penderita serangan jantung merasakan hal ini. Sebab ada pula beberapa pasien serangan jantung yang tidak mengalami nyeri di dada terlebih dahulu.Well, berdasarkan informasi di atas memang Anda sebaiknya tidak terlalu mempercayai mitos tentang kesehatan yang beredar. Lebih baik cari tahu lebih dahulu tentang kebenarannya sebelum Anda mempercayainya.