Cara sehat membersihkan telinga

Mengorek-ngorek telinga bisa menimbulkan infeksi. Yuk cari tahu cara sehat membersihkan telinga!

Destriyana
Oleh Destriyana - Reporter
Cara sehat membersihkan telinga
Ilustrasi telinga sakit. ©2012 Shutterstock/Aaron Amat

Kita seringkali berusaha keras untuk menghilangkan kotoran di telinga. Namun, tahukah Anda cara sehat membersihkan telinga? Saluran telinga dikenal sangat rapuh dan lembut, sehingga mudah terluka ketika dibersihkan. Ingat, sembarangan mengorek-ngorek telinga berisiko besar menimbulkan infeksi. Berikut adalah cara sehat membersihkan telinga, seperti dilansir Boldsky.Step 1Terapkan 3-4 tetes baby oil ke dalam telinga sebelum tidur dengan menggunakan jarum suntik. Anda dapat membeli jarum suntik - tanpa jarum - di apotek. Untuk menerapkan baby oil, miringkan kepala Anda dengan telinga menghadap ke atas, ke arah langit-langit. Buka sedikit daun telinga Anda agar minyak dapat masuk ke saluran telinga dengan mudah.Step 2Teteskan baby oil pada sepotong kapas. Lalu, gunakan itu untuk menyumpal telinga bagian luar. Tujuannya agar minyak yang telah dimasukkan ke dalam telinga tidak mengotori pakaian atau bantal ketika keluar.Step 3Biarkan baby oil tetap di telinga Anda selama 15 menit. Lamanya waktu membersihkan tergantung pada ada atau tidaknya sumbatan di telinga. Jika Anda mengalami sumbata kotoran di telinga, maka butuh waktu agak lama untuk melunakkan kotoran tersebut. 15 menit adalah waktu yang cukup untuk standar pembersihan telinga.Step 4 Lepaskan bola kapas dari telinga dan buang. Kemudian isi jarum suntik dengan air hangat. Ini akan membersihkan sisa-sisa kotoran yang lengket di kanal telinga. Step 5Keluarkan air dari telinga dengan memutar kepala ke arah berlawanan. Taruh handuk bersih tepat di bawah telinga untuk menampung sisa air. Ulangi kelima langkah ini pada telinga yang lain. Yang Anda butuhkan adalah:

1. Baby oil

2. Suntikan tanpa jarum

3. Kapas bersih

4. Handuk bersih

Jangan sembarangan membersihkan telinga dengan mengorek-ngoreknya hingga ke bagian dalam. Hindari pula penggunaan cotton bud yang sering memicu infeksi telinga. Kebersihan telinga memang harus dijaga, tetapi dengan cara yang benar.

Rekomendasi