Orang Tua Tabu Bicarakan Reproduksi, Bisa Buat Anak Rentan Mencari Konten Pornografi

Ketertutupan orang tua dengan pendidikan reproduksi bisa membawa dampak negatif terhadap anak. Majunya teknologi informasi saat ini membuat masalah pornografi merupakan salah satu hal yang mengancam generasi muda di Indonesia.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Orang Tua Tabu Bicarakan Reproduksi, Bisa Buat Anak Rentan Mencari Konten Pornografi
Ilustrasi orang tua anak komputer. ©Shutterstock.com/Monkey Business Images

Seiring dengan semakin majunya teknologi informasi, pornografi masih dianggap sebagai masalah yang mengancam generasi muda di Indonesia.

Ketertutupan orang tua dengan pendidikan reproduksi bisa membawa dampak negatif terhadap anak. Majunya teknologi informasi saat ini membuat masalah pornografi merupakan salah satu hal yang mengancam generasi muda di Indonesia.

Ketua Perhimpunan Masyarakat Tolak Pornografi (MTP) Azimah S. mengatakan, yang paling rentan terkena dampak dari pornografi adalah anak-anak khususnya remaja. Selain itu, hal tersebut dianggap mampu menghancurkan institusi keluarga.

Azimah mengatakan, regulasi di Indonesia belum ketat untuk urusan pornografi. Terutama di media massa seperti internet.

"Kalau di luar negeri yang masuk di internet disaring dulu baru dilihat. Kalau di Indonesia kebalikannya. Semua masuk dulu, kalau ada yang keberatan baru diblok," ujar Azimah dalam Seminar Parenting 'Mewaspadai Pornografi, Seks Bebas, & Perilaku LGBT di Sekitar Kita'.

Selain itu, orangtua di Indonesia seringkali masih menganggap tabu pembicaraan tentang pendidikan seks bersama anak. Hal ini seringkali membuat anak mencari tahu sendiri dari sumber-sumber yang tidak seharusnya.

"Di indonesia biasanya ngomong seks masih dianggap tabu. Orang tua menganggap 'Kamu masih kecil, masih ingusan, nanti tahu sendiri.' Dibiarkan tahu sendiri tapi tahu dari teman, dari internet," jelas Azimah.

Selain dua faktor tersebut, Azimah mengatakan, adanya akses pornografi yang lebih mudah dan murah, lemahnya penegakan hukum, serta pro-kontra Rancangan Undang-Undang Pornografi dianggap menjadi ironi dalam masalah pornografi di Indonesia. Hal ini juga menyebabkan berkembangnya kasus seks bebas di kalangan di bawah umur.

Reporter: Giovani Dio Prasasti
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi