Menkes Ungkap Fakta Kalori Gorengan: Satu Bakwan Sama Dengan 15 Menit Lari

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk mengurangi konsumsi gorengan dan mulai menerapkan pola makan bergizi.

Titin Sahra Melani
Oleh Titin Sahra Melani - Reporter
Menkes Ungkap Fakta Kalori Gorengan: Satu Bakwan Sama Dengan 15 Menit Lari
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam unggahan video "Budi Gemar Sharing" di Instagram pribadinya. (Foto: Instagram/bgsadikin) (© 2025 Liputan6.com)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan peringatan yang penting bagi masyarakat yang gemar ngemil gorengan.

Dalam video unggahannya di Instagram, 'Budi Gemar Sharing', yang dapat ditemukan di akun pribadinya @bgsadikin, Menkes Budi berbagi pengalamannya ketika ia masih sering mengonsumsi gorengan.

Ia menjelaskan bahwa makanan seperti bakwan, tempe, dan tahu isi mengandung kalori yang cukup tinggi meskipun tampak kecil. Menurutnya, satu gorengan biasanya mengandung sekitar 100 hingga 150 kalori.

Sayangnya, camilan ini tidak memberikan rasa kenyang yang cukup.

"Kalau makan satu gorengan seperti ini, nggak bikin kenyang kita. Kalorinya antara 100 sampai 150," ungkapnya dalam video tersebut.

Menkes Budi juga menambahkan bahwa kebiasaan mengonsumsi gorengan sering kali membuat seseorang tidak puas dengan hanya satu biji.

Ia mencontohkan dirinya sendiri yang dulu bisa menghabiskan tiga hingga empat gorengan dalam sekali ngemil. Jika dihitung, total kalori yang dikonsumsi bisa mencapai 300 hingga 450 kalori.

"Wah, untuk orang dengan berat badan 70 kilogram seperti saya, itu tuh harus lari 5 km tuh. Nah, gara-gara makan cuma satu kayak gini, saya harus treadmill 15 menit," jelasnya.

Gorengan memang memiliki rasa yang lezat dan menggugah selera. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat mengakibatkan peningkatan berat badan.

Menkes Budi mengingatkan bahwa bagi mereka yang sering mengeluh tentang kenaikan berat badan, salah satu penyebabnya mungkin berasal dari kebiasaan mengonsumsi gorengan.

Pesan Menkes untuk Pecinta Gorengan: Satu Biji Bakwan Setara Lari 15 Menit
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam unggahan video "Budi Gemar Sharing" di Instagram pribadinya. (Foto: Instagram/bgsadikin) © 2025 Liputan6.com

Budi menekankan bahwa meskipun gorengan sangat lezat, konsumsi yang berlebihan bisa mengakibatkan peningkatan berat badan. Dia juga mengingatkan bahwa bagi mereka yang sering mengeluh tentang kenaikan berat badan, salah satu faktor penyebabnya mungkin adalah kebiasaan mengonsumsi gorengan.

Dia juga menegaskan bahwa kebiasaan ngemil gorengan sering kali dilakukan tanpa disadari.

Semua jenis gorengan, seperti tempe, bakwan, tahu isi, dan ubi, biasanya digoreng dalam minyak panas dan sering kali dilapisi tepung terlebih dahulu.

Meskipun porsi yang dimakan terbilang kecil, kandungan kalorinya tetap tinggi. Jika dikonsumsi secara berulang, hal ini bisa menambah jumlah kalori yang signifikan dalam sehari.

Pesan Menkes untuk Pecinta Gorengan: Satu Biji Bakwan Setara Lari 15 Menit
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam unggahan video "Budi Gemar Sharing" di Instagram pribadinya. (Foto: Instagram/bgsadikin) © 2025 Liputan6.com

Budi mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan diri dalam mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

"Mulai sekarang makanlah yang gizi seimbang," tegasnya.

Menu yang seimbang seharusnya mencakup karbohidrat kompleks, protein, dan serat tinggi. Dengan pola makan seperti ini, kebutuhan energi dapat terpenuhi tanpa khawatir akan kelebihan kalori dari camilan yang digoreng.

Melalui pengingat ini, diharapkan masyarakat menjadi lebih sadar akan asupan kalori dari camilan yang mereka konsumsi setiap hari.

Mengurangi konsumsi gorengan dan menggantinya dengan makanan bergizi seimbang dapat membantu menjaga kesehatan serta mempertahankan berat badan yang ideal.

Rekomendasi