Sperma Keluar Tanpa Rangsangan? Ini Penjelasannya

Jumat, 7 Desember 2018 12:17 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Sperma Keluar Tanpa Rangsangan? Ini Penjelasannya Ilustrasi sperma. ©shutterstock.com/Sashkin

Merdeka.com - Ketika buang air kecil, terkadang tanpa sadar turut keluar juga sperma usai selesai buang hajat. Dilansir dari Liputan6.com, kondisi ini disebut dr. Fiona Amelia MPH terjadi bila sebagian cairan sperma dari ejakulasi yang terakhir tetap berada di saluran uretra.

"Berkemih akan membuat cairan sperma yang tersisa tadi terdorong keluar. Kejadian ini cukup sering ditemukan dan biasanya tidak berbahaya," jelasnya.

Walau begitu, sperma yang keluar setelah buang air kecil ini bisa menandakan adanya kelainan seperti ejakulasi retrograd. Pada kondisi ini, cairan sperma yang seharusnya mengalir keluar penis justru mengalir ke arah sebaliknya, yakni ke dalam kandung kemih sehingga bercampur dengan urine dan menyebabkannya sedikit keruh.

Pria yang mengalami ejakulasi retrogad tidak membutuhkan pengobatan khusus, kecuali sedang berupaya untuk memiliki momongan. Untuk pengobatannya sendiri dapat disesuaikan oleh dokter.

Keluarnya sperma tanpa rangsangan ini tidak berbahaya jika hanya sesekali. Namun jika cukup kerap terjadi, yakni lebih dari 2-3 kali dalam seminggu atau volumenya tidak wajar, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis urologi atau ahli andrologi.

Selain itu penting juga untuk dicermati apakah ada tanda-tanda aneh lainnya. Misalnya kondisi cairan sperma atau urine bercampur dengan darah, nyeri saat buang air kecil atau ejakulasi, cairan sperma berbau tidak wajar, serta keluarnya cairan yang tidak tampak seperti cairan sperma normal.

Walau keluarnya cairan sperma tanpa rangsangan ini masih dalam hitungan wajar, namun jika kamu khawatir sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Sumber: Liputan6.com [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini