Pernahkan kamu mengalami saat sedang asyik makan tiba-tiba makananmu jatuh ke lantai? Beberapa orang secara refleks akan mengambil makanan ini, namun beberapa orang lain akan langsung membuangnya.
Pada makanan milik kita yang jatuh ke lantai, kita biasanya memiliki kebiasaan mengatakan 'belum lima menit'. Padahal makanan yang sudah terlanjur jatuh, bisa langsung terkontaminasi tanpa harus menunggu selama lima menit. Dilansir dari Well and Good, berikut yang bisa terjadi pada tubuhmu saat mengonsumsi makanan yang sudah jatuh ke lantai.
Menurut Trevor Craig, ahli keamanan pangan dan direktur korporat pelatihan teknis dan konsultasi di Laboratorium Microbac, aturan belum lima menit ini tidak tepat. Craig menjelaskan, "Bakteri bisa langsung berpindah, tidak ada aturan biologis yang mencegah bakteri."
Advertisement
Artinya, saat makanan bersentuhan dengan permukaan yang terkontaminasi, bakteri dapat berpindah seketika dari satu tempat ke tempat lain. Kita mungkin berpikir bahwa makanan yang jatuh hanya berada di lantai selama beberapa detik, sehingga risiko kontaminasi minimal. Ternyata, bakteri menyukai makanan sama seperti kita.
Advertisement
"Sama seperti kita memerlukan makanan untuk memberikan nutrisi, energi, dan air kepada kita, begitu juga bakteri," kata Craig.
Sebagian besar makanan menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri. Bakteri juga bisa berpindah antar permukaan dalam waktu seketika. Jadi, makanan yang jatuh ke lantai bahkan dalam waktu singkat masih dapat terkontaminasi oleh bakteri.
Advertisement
Meskipun kita mungkin merasa lega karena sebagian besar dari kita belum pernah merasakan sakit setelah mengonsumsi makanan yang jatuh, mengapa kita tidak selalu sakit?
Hal ini terjadi karena tubuh kita sebenarnya memiliki sistem pertahanan yang cukup kuat terhadap sebagian besar bakteri. "Kebanyakan bakteri tidak berbahaya, dan tubuh yang hidup biasanya memiliki sistem kekebalan untuk membantu melawan sebagian besar bakteri," jelas Craig. Tubuh kita bahkan memiliki kemampuan untuk melawan bakteri lainnya, yang dikenal sebagai probiotik dan mendukung kesehatan usus yang baik. Namun, meskipun sebagian besar bakteri tidak berbahaya, ada beberapa jenis bakteri atau virus yang sulit untuk diatasi.
"Makanan tidak memiliki 'sistem kekebalan,' jadi begitu terpapar bakteri, produk makanan dapat mendukung pertumbuhan dan kemudian dapat meneruskannya ke hal lain yang menyentuh atau mengonsumsinya," tegas Craig. Ini berarti bahwa makanan yang terkontaminasi bisa menjadi tempat bagi bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak.
Advertisement
Advertisement
"Mencuci makanan setelah menjatuhkannya bisa menghilangkan sebagian bakteri dan mengurangi risiko, tetapi tidak semua hal bisa dicuci, dan itu tidak akan menghilangkan risiko," ungkap Craig.
Risiko semakin meningkat jika bakteri berada pada makanan dalam waktu yang lama, karena semakin lama bakteri berkembang biak dan menyebar.
Advertisement
Ketika membicarakan risiko kontaminasi, penting untuk diingat bahwa bakteri tidak hanya ditemukan di lantai kotor. "Bakteri ditransfer ke mana-mana, termasuk tubuh manusia," jelas Craig. Oleh karena itu, kebanyakan bakteri yang kita temui sehari-hari sebenarnya tidak berbahaya dan tidak akan membuat kita sakit.
Advertisement
"Tidak dijamin bahwa makan sesuatu yang jatuh di lantai akan membuat Anda sakit dengan cara apa pun," kata Craig.
Advertisement