Kenali Perbedaan yang Tampak antara Kulit Kering dan Dehidrasi

Rabu, 12 Februari 2020 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Kenali Perbedaan yang Tampak antara Kulit Kering dan Dehidrasi Ilustrasi kulit kering. ©shutterstock.com/klevo

Merdeka.com - Salah satu kebingungan yang biasa dialami seseorang terkait kondisi kulit adalah apakah dia mengalami kulit kering atau dehidrasi. Sering kali seseorang menganggap kedua hal tersebut sama.

Padahal, faktanya kedua hal ini sesungguhnya berbeda. Dengan mengetahui kondisi kulit yang benar-benar kamu alami, maka akan lebih mudah untuk mencari cara mengatasinya.

Kedua masalah kulit ini sebenarnya memiliki gejala yang cukup berbeda. Oleh karena itu, keduanya membutuhkan jalan keluar dan perawatan yang berbeda.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui perbedaan dari kedua masalah kulit ini. Dilansir dari mindbodygreen berikut perbedaan antara kulit kering dan dehidrasi yang harus kamu ketahui.

1 dari 3 halaman

Kulit Kering

Kulit kering sebenarnya merupakan jenis kulit dibanding kondisi kulit. Masalah kulit ini ditanda dengan kondisi kencang dan kulit kasar karena kurangnya minyak di kulit.

Ketika minyak atau sebum di kulit kekurangan, maka kulit akan kehilangan kemudaannya terang Linda Thompson, pendiri dari Olie Biologique. Kulit kering ini umum dialami orang tua terutama ketika kondisi kulit mereka kekurangan minyak yang melembapkan.

Pada hal lain, kulit kering juga merupakan gejala kondisi kronis eksim yang disebabkan kurangnya protein pada kulit. Seseorang yang memiliki eksim cenderung memiliki kulit kering dan tampilan kering dan pecah-pecah.

2 dari 3 halaman

Kulit Dehidrasi

Sebaliknya, kulit dehidrasi merupakan kondisi yang muncul ketika kurangnya air di kulit. Kulit dehidrasi ini lebih merupakan kondisi kulit dibanding jenis kulit.

Secara penampilan, kulit dehidrasi tampak kusam, kurang bersinar, serta tampak abu-abu pada orang dengan kulit gelap. Kulit dehidrasi bisa dialami oleh siapa saja dan tidak pada usia tertentu.

3 dari 3 halaman

Penanganan

Bagi kulit kering, kamu bisa mengoleskan produk berbahan minyak untuk melembapkan kulit. Bagi kulit dehidrasi, pakar menyarankan berbagai produk seperti asam hyalurnonik atau gliserin karena bisa menghidrasi sel kulit pecah-pecah secara efektif. [RWP]

Baca juga:
Waspada! 4 Hal ini Bisa Jadi Penyebab Munculnya Ruam Popok pada Buah Hati
Penyebab Serta Cara Ampuh Mengatasi Ruam Popok pada Bayi
Penelitian: Orang Indonesia Menua Lebih Lambat daripada Eropa dan Amerika
Stres pada Ibu Hamil Bisa Buat Anak Lebih Rentan Dermatitis Atopik

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini