Kenali Perbedaan yang Tampak antara Kulit Kering dan Dehidrasi
Merdeka.com - Salah satu kebingungan yang biasa dialami seseorang terkait kondisi kulit adalah apakah dia mengalami kulit kering atau dehidrasi. Sering kali seseorang menganggap kedua hal tersebut sama.
Padahal, faktanya kedua hal ini sesungguhnya berbeda. Dengan mengetahui kondisi kulit yang benar-benar kamu alami, maka akan lebih mudah untuk mencari cara mengatasinya.
Kedua masalah kulit ini sebenarnya memiliki gejala yang cukup berbeda. Oleh karena itu, keduanya membutuhkan jalan keluar dan perawatan yang berbeda.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui perbedaan dari kedua masalah kulit ini. Dilansir dari mindbodygreen berikut perbedaan antara kulit kering dan dehidrasi yang harus kamu ketahui.
Kulit Kering
Kulit kering sebenarnya merupakan jenis kulit dibanding kondisi kulit. Masalah kulit ini ditanda dengan kondisi kencang dan kulit kasar karena kurangnya minyak di kulit.
Ketika minyak atau sebum di kulit kekurangan, maka kulit akan kehilangan kemudaannya terang Linda Thompson, pendiri dari Olie Biologique. Kulit kering ini umum dialami orang tua terutama ketika kondisi kulit mereka kekurangan minyak yang melembapkan.
Pada hal lain, kulit kering juga merupakan gejala kondisi kronis eksim yang disebabkan kurangnya protein pada kulit. Seseorang yang memiliki eksim cenderung memiliki kulit kering dan tampilan kering dan pecah-pecah.
Kulit Dehidrasi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSebaliknya, kulit dehidrasi merupakan kondisi yang muncul ketika kurangnya air di kulit. Kulit dehidrasi ini lebih merupakan kondisi kulit dibanding jenis kulit.
Kondisi ini cenderung rentan terjadi terutama pada kondisi kurang minum. Oleh karena itu, permasalahan ini perlu dipahami dengan baik dan dicegah sebisa mungkin.
Secara penampilan, kulit dehidrasi tampak kusam, kurang bersinar, serta tampak abu-abu pada orang dengan kulit gelap. Kulit dehidrasi bisa dialami oleh siapa saja dan tidak pada usia tertentu.
Penanganan
Bagi kulit kering, kamu bisa mengoleskan produk berbahan minyak untuk melembapkan kulit. Bagi kulit dehidrasi, pakar menyarankan berbagai produk seperti asam hyalurnonik atau gliserin karena bisa menghidrasi sel kulit pecah-pecah secara efektif.
Jika masalah kulit ini tidak kunjung selesai dalam waktu tertentu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
(mdk/RWP)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya