Ini Alasan Mengapa Wanita Hamil Sebaiknya Tidak Tidur dalam Posisi Terlentang

Senin, 15 April 2019 13:07 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Ini Alasan Mengapa Wanita Hamil Sebaiknya Tidak Tidur dalam Posisi Terlentang ilustrasi wanita hamil tidur. ©shutterstock.com/Monkey Business.com

Merdeka.com - Walau dianggap sebagai posisi tidur yang paling nyaman bagi ibu hamil, namun seorang wanita hamil disarankan agar tidak tidur terlentang. Temuan yang mengejutkan ini disebutkan oleh sebuah penelitian terbaru.

Diketahui bahwa hal ini dapat meningkatkan risiko bayi lahir mati. Dilansir dari Medical Daily, hasil penelitian ini diumumkan oleh The National Health Service in the United Kingdom.

Hasil penelitian ini bakal digunakan sebagai acuan untuk menurunkan jumlah bayi yang meninggal ketika dilahirkan. Data dari temuan ini didapat berdasar analisis dari data di Selandia Baru, Inggris, Australia, dan Amerika Serikat.

Terdapat 851 ibu yang mengalami kematian bayi baru lahir dan 2.257 wanita tengah hamil yang menjadi partisipan penelitian ini. Diketahui bahwa bahwa tidur terlentang mulai usia kehamilan 28 minggu dapat meningkatkan risiko bayi lahir mati hingga tiga kali lipat.

"Pada usia lanjut kehamilan (setelah minggu ke-28), lebih aman untuk tidur miring dibanding tidur terlentang," jelas penelitian tersebut.

"Wanita yang bangun dalam posisi terlentang tidak usah terlalu cemas, namun sebaiknya mengubah posisi tidur menjadi miring," lanjut hasil penelitian tersebut.

Temuan mengenai hubungan antara posisi tidur ibu hamil ini telah dibahas oleh Tomasina Stacey, peneliti dari University of Huddersfield. Dia mengungkap bahwa posisi tidur dapat mempengaruhi kehamilan dengan tingginya tingkat bayi mati setelah dilahirkan di Selandia Baru.

Stacey menyebut bahwa tidur dalam posisi terlentang dapat meningkatkan risiko batu lahir mati karena beban dari aliran darah yang rendah di uterus berlanjut ke bayi.

"Kami memutuskan untuk melihat jangkauan faktor risiko yang dimodifikasi dan hal ini merupakan salah satu di antaranya," ujar Stacey.

"Fase selanjutnya adalah untuk meyakinkan bahwa terdapat saran yang konsisten dari pakar kesehatan dan kami bakal melihat apakah terdapat cara untuk membantu wanita agar tidur dalam posisi miring," sambungnya. [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini