Ganja diklaim mampu hentikan infeksi virus HIV

Rabu, 12 Februari 2014 11:38 Reporter : Kun Sila Ananda
Ganja diklaim mampu hentikan infeksi virus HIV Ilustrasi ganja. ©Shutterstock/Yellowj

Merdeka.com - Bicara tentang ganja selalu menimbulkan kontroversi. Ganja dianggap sebagai tanaman laknat yang dilarang untuk diperjual belikan atau dipakai. Namun di sisi lagi, banyak penelitian yang mengungkap adanya manfaat kesehatan dari tanaman ini.
Sejak lama peneliti menemukan bahwa ganja efektif untuk mengatasi gejala yang berkaitan dengan HIV seperti sakit kronis dan penurunan berat badan.

Baru-baru ini, penelitian juga menunjukkan bahwa ganja juga memiliki kemampuan menghentikan penyebaran virus HIV. Hasil ini ditemukan oleh peneliti di Louisiana State University setelah melakukan penelitian terhadap kera selama 17 bulan, seperti dilansir oleh Huffington Post (11/02).

Peneliti menyuntikkan ganja pada kera yang memiliki virus HIV versi binatang di dalam tubuh mereka. Selanjutnya peneliti melakukan pengamatan selama 17 bulan. Selama rentang waktu tersebut, peneliti menemukan bahwa penyebaran infeksi HIV pada tubuh kera berkurang.

Topik pilihan: Ganja | HIV/AIDS | Penelitian

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal AIDS Research and Human Retroviruses ini menjelaskan bahwa biasanya virus HIV menyebar dalam tubuh dengan menginfeksi dan membunuh sel imun. Namun kera yang menerima suntikan ganja setiap hari berhasil menjaga sel mereka tetap sehat.

Penelitian yang sama dari Molina tahun 2011 juga menunjukkan bahwa kera yang terinfeksi HIV dan dirawat dengan suntikan THC dari ganja memiliki kemungkinan hidup lebih tinggi. Selain itu, sebuah data yang diterbitkan pada tahun 2012 juga menunjukkan bukti bahwa zat dalam ganja bisa melawan virus HIV pada pasien AIDS di tahap akhir. [kun]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini