Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Daging organik mengandung lebih banyak parasit?

Daging organik mengandung lebih banyak parasit? Daging mentah. merdeka.com/wentworthgardencentre.co.uk

Merdeka.com - Penyakit yang disebabkan oleh parasit Toxoplasmosis memang tidak banyak terjadi jika dibandingkan dengan penyakit yang disebabkan parasit salmonella atau E.coli, namun peneliti menemukan bahwa parasit jenis ini banyak ditemukan dalam daging organik yang pastinya bisa berbahaya bagi konsumen jika daging tak dimasak dengan benar.

Toxoplasmosis bisa ditemukan pada semua daging organik dan produk peternakan lain seperti daging sapi, domba, susu domba yang tidak dipasteurisasi, dan daging asap. Tak hanya itu Toxoplasmosis juga bisa terdapat pada hasil laut seperti kerang mentah dan tiram.

Menurut peneliti, Dr Jeffrey Jones, meningkatnya permintaan konsumen terhadap daging yang diternak secara organik, terutama untuk daging babi dan ayam, akan meningkatkan kemungkinan perkembangan parasit T. Gondii jika makanan tak dimasak dengan benar, dan ini bisa berbahaya bagi konsumen.

Ini karena hewan yang dikembang biakkan secara organik bebas mencari makan di luar. Kemungkinan besar makanan mereka bisa tercampur kotoran binatang lain, seperti kucing yang mengandung Toxoplasma. Dibandingkan dengan daging hewan yang diternak dalam ruangan, daging organik mengandung parasit sampai 17 - 100% lebih banyak.

Berdasarkan MSNBC, untuk mengurangi risiko terhadap dampak buruk daging organik yang mengandung banyak parasit, konsumen harus memastikan bahwa mereka memasak daging dengan benar. Menggunakan temperatur yang benar di atas 150 derajat Farenheit, atau sekitar 165 derajat Farenheit untuk daging ayam. Konsumen tak disarankan menggunakan microwave karena memasak menggunakan microwave tak bisa mematikan parasit. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP