Pepaya, buah yang dikenal berasal dari wilayah Meksiko dan Amerika Selatan, memiliki nama ilmiah Carica papaya L. Rasanya manis dan berair saat matang, buah ini tidak hanya dimakan begitu saja, tetapi juga banyak diolah menjadi sayuran di Indonesia.
Meskipun demikian, biji pepaya yang sering dibuang ternyata dapat dimakan. Kaya manfaat untuk kesehatan, biji pepaya diyakini memiliki efek antikanker dan membantu mencegah obesitas. Berbagai sumber telah merangkum manfaat kesehatan dari mengonsumsi biji pepaya pada Kamis (2/5/2024).
Vitamin C, yang terdapat dalam biji pepaya, memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan, seperti bertindak sebagai antioksidan yang memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Hal ini membantu melindungi tubuh dari infeksi parasit seperti jamur, bakteri, dan virus. Di samping itu, biji pepaya juga mengandung vitamin A, zat besi, seng, magnesium, serta fosfor.
Advertisement
Manfaat biji pepaya telah terbukti dalam menurunkan tingkat kolesterol jahat di dalam tubuh.
Dukungan ini berasal dari kandungan asam oleat, yaitu jenis asam lemak tak jenuh tunggal, yang terdapat di dalamnya.
Menurunnya tingkat kolesterol jahat ini akan meningkatkan kesehatan jantung serta mengurangi risiko stroke.
Advertisement
Advertisement
Tetapi, didapati bahwa ini bisa dihindari dengan mengonsumsi benih pepaya. Senyawa isothiocyanate yang ada di dalamnya sanggup menghambat pertumbuhan sel kanker di badan.
Enzim papain yang terkandung dalam biji pepaya memberikan manfaat dalam menangani berbagai gangguan pencernaan, termasuk sembelit dan perut kembung.
Advertisement
Selain itu, terdapat juga enzim proteolitik di dalamnya yang efektif memerangi bakteri berbahaya di saluran pencernaan.
Advertisement
Dengan kandungan flavonoid, polifenol, dan asam fenolatnya, biji pepaya memiliki kemampuan untuk mencegah peradangan, membuang racun, dan meningkatkan kinerja hati.
Kandungan serat yang melimpah dalam biji pepaya memberikan efek kenyang yang tahan lama, mengurangi keinginan untuk makan.
Advertisement
Fungsinya tidak hanya itu, tapi juga dalam menstabilkan penyerapan glukosa di pencernaan, mencegah lonjakan kadar gula.
Kandungan antioksidan yang tinggi dalam biji pepaya memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko kerusakan pada organ dan sel tubuh, termasuk ginjal.
Kadar kalium yang cukup tinggi juga berperan dalam menjaga keseimbangan tekanan darah, yang secara positif mempengaruhi kesehatan ginjal.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Pilih biji pepaya, kemudian langsung konsumsi. Walaupun rasanya pedas agak kuat, mulailah dengan mengunyah sedikit demi sedikit bijinya dan secara perlahan tambahkan jumlahnya. Haluskan biji pepaya dengan cara ditumbuk, lalu campurkan ke dalam air putih sebagai minuman rutin.
Advertisement
Vitamin dan mineral bermacam-macam terdapat dalam biji pepaya, seperti vitamin A, vitamin C, zat besi, zinc, magnesium, serta fosfor. Kandungan nutrisi ini berperan penting dalam memelihara kesehatan tubuh agar tetap prima, sehingga potensi terkena penyakit karena serangan bakteri, parasit, maupun jamur penyebab infeksi dapat dikurangi.
Advertisement
Hasil riset yang dipimpin oleh Tiya dan timnya pada 2019 menyatakan bahwa biji pepaya bermanfaat bagi kesehatan kulit. Papain, enzim yang terkandung dalam biji pepaya, dapat membantu mengurangi kerutan, mengecilkan pori-pori, dan menjaga kelembaban kulit.
Advertisement
Menghadapi kehadiran uban, bahan-bahan alami bisa jadi solusi, terkecuali bila faktor usia telah turut berperan. Salah satu metode alami yang bisa digunakan untuk mencegah serta mengatasi uban adalah dengan memanfaatkan biji pepaya.
Advertisement
Banyak orang sering mengabaikan dan membuang biji pepaya kecil berwarna hitam yang berbentuk bulat karena rasanya yang pahit.