4 Tahapan Perkembangan Payudara Wanita Seiring Bertambahnya Usia

Jumat, 8 Oktober 2021 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
4 Tahapan Perkembangan Payudara Wanita Seiring Bertambahnya Usia Perubahan payudara. boldsky.com

Merdeka.com - Bertambahnya usia manusia menyebabkan terjadinya perubahan pada sejumlah hal di tubuh mereka. Hal ini terjadi pada manusia baik secara fisik maupun psikis.

Perubahan fisik yang terjadi pada diri seseorang ini merupakan suatu hal yang bisa tampak sangat berbeda. Pada wanita, salah satu bagian tubuh yang juga terus mengalami perubahan ini adalah pada bagian payudara.

Payudara wanita mulai tumbuh dan berkembang pada saat mereka memasuki usia remaja. Perubahan ini terus terjadi secara terus-menerus hingga memasuki usia dewasa.

Walau perubahan ini terus terjadi, namun banyak wanita yang tidak menyadari perubahan yang terjadi pada payudara ini. Mereka menganggap bahwa perubahan ini hanya terjadi semata karena perubahan berat badan saja.

Nyatanya, pertambahan usia ini bisa sangat mempengaruhi perubahan payudara wanita. Secara khusus, setiap tahapan usia memiliki pertumbuhannya sendiri secara khas.

Beberapa tahapan pertumbuhan dan perubahan payudara penting untuk dipelajari dan diketahui oleh wanita. Dilansir dari Prevention, berikut sejumlah tahapan perkembangan payudara wanita seiring bertambahnya usia.

2 dari 5 halaman

Usia 20-an Awal

an awal rev1

Pada masa usia ini payudara kamu akan mengalami banyak perubahan. Pertama, saat kamu menginjak usia 15 tahun,metabolisme akan mulai melambat atau bahkan bisa berpengaruh pada berat badan dan juga pada ukuran payudara kamu.

Lisa Jacobs, profesor bedah dari Johns Hopkins Medicine mengungkap bahwa ukuran payudara akan berubah sesuai berat badan yang kamu dapatkan. Hal ini terutama pada masa-masa usia 20-an awal.

Memasuki usia 20-an, beberapa wanita akan mengalami masa kehamilan dan mempengaruhi ukuran payudara. Payudara akan membesar sebagai bentuk persiapan untuk menyusui.

Setelah melewati masa menyusui, ukuran payudara bisa menjadi lebih kecil atau membesar dari ukuran sebelum mengalami masa kehamilan. Selain itu kehamilan bisa menyebabkan areola (area antara puting dan payudara) dan puting menjadi lebih gelap dan besar.

3 dari 5 halaman

Usia 20-an Akhir

an akhir rev1

Perubahan fibrokistik merupakan kondisi yang ditandai dengan munculnya benjolan jinak pada satu atau kedua payudara. Ini adalah kondisi umum yang terjadi pada payudara wanita yang memasuki usia 20-an.

Wanita pada usia ini juga memiliki kemungkinan untuk mengalami perubahan menstruasi. Hal ini sendiri merupakan sebuah pertanda adanya perubahan hormon estrogen.

Kondisi ini menyebabkan payudara untuk mendapatkan benjolan, dan ini normal terjadi. Untuk membedakannya dengan benjolan karena kanker, benjolan normal ini biasanya akan terasa sakit saat ditekan. Sedangkan benjolan karena kanker payudara justru tidak terasa sakit. Namun, kamu harus tetap menghubungi dokter, jika kamu melihat benjolan tersebut mengalami perubahan yang berarti.

4 dari 5 halaman

Usia 30-an

an rev1

Setelah memiliki beberapa anak, kulit payudara kamu akan mulai mengendur akibat perubahan berat badan, baik meningkat ataupun menurun. Hal ini dapat menyebabkan stretch mark atau ptosis pada yang berarti bahwa payudara kamu mulai melorot.

Hal ini terutama terjadi jika kamu harus berurusan dengan perubahan berat badan signifikan selama dan setelah kehamilan. Jadi, kamu tak perlu bingung, khawatir atau merasa ada yang salah dengan payudara ketika mulai melorot dan mengendur.

5 dari 5 halaman

Usia 40-an

an rev1

Usia 40-an merupakan saat-saat awal untuk memasuki masa menopause. Hal ini menyebabkan perubahan pada payudara seiring dengan penurunan produksi hormon estrogen dalam ovarium.

Pada titik ini, payudara kamu akan mengalami apa yang disebut dengan involusi. Kondisi di mana jaringan payudara digantikan oleh lemak yang lebih lembut ini lah yang disebut dengan involusi.

Involusi tidak terjadi secara seragam, sehingga mungkin hanya satu bagian dari payudara yang mendapatkan jaringan lemak tersebut. Hal ini membuat satu bagian payudara terkesan memiliki benjolan.

Penting kamu ketahui, jika benjolan yang terasa pada payudara kamu memiliki tekstur yang lembut (seperti sisi hidung) maka ini adalah hal yang wajar. Tetapi jika benjolan terasa sedikit keras maka kamu harus segera memeriksakannya ke dokter.

Perubahan lain yang terjadi adalah menurunnya elastisitas payudara seiring waktu. Hal ini terjadi karena terhambatnya kolagen sehingga payudara mulai tidak padat dan terus-menerus mengalami perubahan seiring waktu. [RWP]

Baca juga:
Hendak Menggunakan Sports Bra untuk Sehar-Hari, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan
Tak Hanya Pada Pria, Munculnya Rambut di Puting Juga Mungkin Dialami Wanita
Ini Penyebab Mengapa Puting Payudara Wanita Bisa Mengeras di Waktu Tertentu

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini