Wasekjen: Tidak Ada Dinding Besar Antara Demokrat dan NasDem

Renanda tidak membantah jika obrolan selama hampir 3 jam antara SBY dan Surya Paloh menyinggung soal penjajakan koalisi.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Wasekjen: Tidak Ada Dinding Besar Antara Demokrat dan NasDem
SBY Temui Surya Paloh di NasDem Tower. ©2022 Merdeka.com

Ketua Majelis Tinggi Demokrat dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh diam-diam melakukan pertemuan di NasDem Tower, Minggu (5/6). Wasekjen Partai Demokrat Renanda Bachtar mengatakan pertemuan itu sebenarnya juga menunjukkan hubungan antara NasDem dan Demokrat tidak ada pembatas. Pembicaraan antar kedua tokoh itu berlangsung cair dan hangat.

Selain, kunjungan SBY ke NasDem Tower sebagai balasan karena Surya Paloh menjenguknya saat menjalani perawatan di Klinik Mayo, Amerika Serikat.

"Pada intinya adalah pembicaraan bagus-bagus saja. Tidak ada yang mentok nih, tidak ada dinding besar tinggi di antara NasDem dan Demokrat sebenarnya enggak ada lah," kata Renanda saat dihubungi merdeka.com, Senin (6/6).

Renanda tidak membantah jika obrolan selama hampir 3 jam antara SBY dan Surya Paloh menyinggung soal penjajakan koalisi. Akan tetapi, kedua partai sama-sama tidak mau terburu-buru ambil keputusan.

"Sama dengan Demokrat, NasDem kan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Pak Surya Paloh juga mau ketemu semua, ngobrol dengan semua, kan butuh waktu untuk semua ketum parpol ditemui, baik pak Surya Paloh maupun pak SBY," ujar dia.

Menurut dia, semua partai pasti akan melihat peluang menang di Pemilu 2024. Baik mempersiapkan koalisi yang tepat dan calon Presiden potensial terpilih.

Hubungan semua partai juga diyakini kembali cair dan terbuka membangun koalisi. Hal ini dikarenakan Presiden Joko Widodo yang sudah menjabat dua periode tidak bisa maju di Pilpres.

"Karena pak Jokowi sudah 2 periode, tidak maju lagi, perpanjangan enggak mungkin lah, tentu jadi cair lagi nol lagi. Tinggal melihat siapa punya potensi 2024 memang bisa unggul, punya daya kompetitif, ya di situ lah semua orang merasa ke sana lagi," tutup Renanda.

Sekjen NasDem Johnny G Plate mengatakan, pertemuan SBY dan Surya Paloh sangat privat. Paloh dan SBY banyak berguyon sebagai manivestasi kedekatan personal keduanya seperti kebersamaan pra dan selama Pilpres 2004 dengan berbagai pengalaman menarik.

Mereka juga saling berbagi pendapat dan pandangan terkait perjalanan bangsa saat ini. Termasuk situasi politik jelang Pemilu 2024.

"Sharing pandangan dan telaahan atas perkembangan situasi politik nasional khususnya menjelang Pileg, Pilpres dan Pilkada Serentak 2024 yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab agar berjalan dengan baik dan sukses," ucap Johnny.

"Pertemuan diakhiri dengan Makan Malam bersama di Cafe NasDem Tower lt XV. Makan malam dengan menu khusus yang menurut pak SBY menu makanan sehat dan gurih diselingi lagi lagu yang dinyanyikan dengan apik dan indah," sambungnya.

Ketua DPP NasDem Willy Aditya menambahkan, pertemuan tersebut kemungkinan akan berlanjut untuk membahas koalisi dan kerja sama kedua dua partai.

"Ini baru pertemuan awal, tidak menutup kemungkinan terjadi pertemuan berikutnya akan ada pembicaraan itu (koalisi) juga, sekarang sifatnya masih silahturahmi," pungkasnya.

Rekomendasi