Target PKB NTB Pemilu 2029: Jadi Etalase Nasional, Bidik Sembilan Kursi DPRD dan Dua Kursi DPR RI

DPP PKB menetapkan Nusa Tenggara Barat sebagai etalase suara nasional, dengan ambisi besar pada Target PKB NTB Pemilu 2029, termasuk penambahan kursi di DPR RI dan DPRD NTB. Hal ini menunjukkan keseriusan partai dalam memperkuat posisinya di kancah politi

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Target PKB NTB Pemilu 2029: Jadi Etalase Nasional, Bidik Sembilan Kursi DPRD dan Dua Kursi DPR RI
DPP PKB menetapkan Nusa Tenggara Barat sebagai etalase suara nasional, dengan ambisi besar pada Target PKB NTB Pemilu 2029, termasuk penambahan kursi di DPR RI dan DPRD NTB. Hal ini menunjukkan keseriusan partai dalam memperkuat posisinya di kancah politi (AntaraNews)

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menunjuk Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai etalase penting bagi perolehan suara partai di tingkat nasional pada Pemilu 2029 mendatang. Ketua DPP PKB Bidang Legislatif Eksekutif dan Struktur, Abdul Halim Iskandar, mengungkapkan bahwa NTB memiliki potensi besar untuk mendulang suara signifikan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, usai secara resmi membuka Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB NTB yang diselenggarakan di Mataram pada hari Minggu.

PKB menargetkan peningkatan perolehan kursi yang signifikan di wilayah NTB, baik untuk tingkat provinsi maupun nasional, sebagai bagian dari strategi besar partai. Target ambisius ini didasari oleh evaluasi kinerja positif dan soliditas kader di daerah tersebut.

Abdul Halim Iskandar menjelaskan beberapa faktor kunci yang menjadikan NTB sebagai etalase suara PKB di kancah nasional. Pertama, kekompakan dan soliditas kader PKB di NTB dinilai sangat baik, menunjukkan kekuatan internal yang terorganisir.

Kedua, kinerja para kader PKB di NTB sangat bagus, terutama jika dilihat dari hasil perolehan suara pada Pemilu 2024 lalu. Pencapaian ini menjadi bukti nyata efektivitas kerja politik di lapangan.

Gus Halim juga secara khusus menyoroti kepemimpinan Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani, yang dinilai sudah teruji. Faktor kepemimpinan ini menjadi salah satu alasan utama mengapa NTB menjadi target etalase suara PKB secara nasional.

Menyambut arahan dari DPP, Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan target ambisius untuk Pemilu 2029. Pihaknya menargetkan perolehan sembilan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB.

Selain itu, untuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, PKB NTB membidik dua kursi, yaitu masing-masing satu kursi dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 dan Dapil 2. Target ini merupakan upaya untuk mempertahankan minimal perolehan kursi DPR RI dan menambah dua kursi di DPRD NTB.

Untuk mencapai target tersebut, DPW PKB NTB bersama seluruh pengurus dan kader akan memulai kerja-kerja politik sejak saat ini. Strategi pencalegan dini akan menjadi fokus utama, dengan merekrut tokoh-tokoh potensial sebagai kader sekaligus calon legislatif (caleg) PKB di Pemilu 2029.

Pada Pemilu 2024, PKB di NTB berhasil menunjukkan performa yang cukup baik. Berdasarkan hasil penghitungan dan rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB, total suara PKB di NTB mencapai 355.767 suara.

Rincian perolehan suara tersebut adalah 194.944 suara dari Dapil I NTB (Pulau Sumbawa) dan 160.823 suara dari Dapil II NTB (Pulau Lombok). Dari dua Dapil tersebut, PKB berhasil mendapatkan masing-masing satu kursi di DPR RI.

Sementara itu, di tingkat provinsi, PKB berhasil mengamankan enam kursi di DPRD NTB pada Pemilu 2024. Pencapaian ini menjadi modal awal dan dasar optimisme bagi PKB NTB dalam mengejar target yang lebih tinggi pada Pemilu 2029.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi