Pemkab Bengkayang Perkuat Kinerja Menuju Visi 'Mantap dan Gemilang' Jelang Hari Jadi ke-27

Jelang Hari Jadi ke-27, Pemkab Bengkayang menegaskan komitmennya untuk mewujudkan visi 'Mantap dan Gemilang' melalui penguatan kinerja pembangunan dan kemandirian daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Bengkayang Perkuat Kinerja Menuju Visi 'Mantap dan Gemilang' Jelang Hari Jadi ke-27
Jelang Hari Jadi ke-27, Pemkab Bengkayang menegaskan komitmennya untuk mewujudkan visi 'Mantap dan Gemilang' melalui penguatan kinerja pembangunan dan kemandirian daerah. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Bengkayang menegaskan komitmen kuatnya untuk merealisasikan visi "Bengkayang Mantap dan Gemilang" melalui penguatan kinerja pembangunan daerah. Komitmen ini disampaikan menjelang peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Bengkayang yang jatuh pada 27 April 2026. Bupati Sebastianus Darwis menekankan pentingnya langkah strategis ini untuk kemajuan wilayah.

Visi tersebut berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel. Langkah-langkah konkret akan diambil untuk memastikan setiap program pembangunan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Bupati Darwis juga menyoroti sinergi lintas sektor sebagai kunci utama dalam mempercepat pembangunan di tengah tantangan efisiensi anggaran. Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat menjadi prioritas untuk mencapai tujuan bersama.

Arah Strategis Pembangunan Pemkab Bengkayang

Arah pembangunan daerah Bengkayang ke depan akan difokuskan pada tiga pilar utama. Pilar pertama adalah penguatan sumber daya manusia melalui program pendidikan dan kesehatan yang berkualitas. Pilar kedua adalah peningkatan ekonomi lokal yang berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong inovasi.

Pilar ketiga berpusat pada tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga. Bupati Sebastianus Darwis menekankan, "Kami perlu mengoptimalkan potensi daerah dan memperkuat kemandirian fiskal melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)." Ini menunjukkan upaya serius Pemkab Bengkayang dalam mengelola keuangan daerah secara mandiri.

Sinergi antara pemerintah daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dan masyarakat menjadi elemen krusial dalam implementasi strategi ini. Kolaborasi yang erat diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan, mengatasi berbagai hambatan, dan memastikan program berjalan sesuai harapan.

Indikator Makro dan Capaian Positif Kabupaten Bengkayang

Pada tahun 2025, sejumlah indikator makro daerah Bengkayang menunjukkan tren yang sangat positif. Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat mencapai 4,95 persen, mengalami peningkatan signifikan dari 4,75 persen pada tahun sebelumnya. Ini menandakan geliat ekonomi yang semakin kuat di Kabupaten Bengkayang.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan menjadi 70,9 dari angka sebelumnya 70,3. Angka kemiskinan berhasil ditekan, menurun dari 6,0 persen menjadi 5,83 persen, menunjukkan keberhasilan program pengentasan kemiskinan Pemkab Bengkayang.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang juga mencatat beberapa capaian penting lainnya yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat:

  • Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 98,57 persen, mendekati cakupan universal.
  • Percepatan implementasi sistem keuangan desa untuk tata kelola yang lebih baik.
  • Peningkatan keterbukaan informasi publik, mendorong transparansi dan partisipasi masyarakat.

Memperkuat Program dan Visi Jangka Menengah Pemkab Bengkayang

Bupati Sebastianus Darwis menegaskan bahwa capaian-capaian positif ini menjadi fondasi kuat untuk memperkuat program pembangunan ke depan. Program-program tersebut akan dirancang agar lebih terarah dan memberikan dampak langsung yang signifikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Fokus utama adalah pada peningkatan daya saing daerah di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pariwisata, hingga industri kreatif. Ini sejalan dengan upaya Pemkab Bengkayang untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih dinamis dan kompetitif.

"Kami menargetkan upaya ini dapat mendorong daya saing daerah sekaligus mewujudkan visi pembangunan jangka menengah menuju Bengkayang yang mandiri dan berkelanjutan," ujar Bupati. Visi ini mencerminkan komitmen jangka panjang untuk menjadikan Bengkayang sebagai daerah yang berdaya saing tinggi dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya secara mandiri.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi