Kemendagri Apresiasi Kecepatan Pemkab Yahukimo Jaga Stabilitas Keamanan dan Pulihkan Layanan Publik

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk mengapresiasi langkah cepat Pemkab Yahukimo dalam menjaga stabilitas keamanan dan memastikan layanan publik kembali berjalan, terutama sektor kesehatan yang sempat terganggu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemendagri Apresiasi Kecepatan Pemkab Yahukimo Jaga Stabilitas Keamanan dan Pulihkan Layanan Publik
Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk mengapresiasi langkah cepat Pemkab Yahukimo dalam menjaga stabilitas keamanan dan memastikan layanan publik kembali berjalan, terutama sektor kesehatan yang sempat terganggu. (AntaraNews)

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Apresiasi ini diberikan atas respons cepat Pemkab Yahukimo dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut. Langkah ini sekaligus memastikan pelayanan publik dapat kembali beroperasi normal setelah sempat terganggu.

Kondisi keamanan yang sempat memanas sebelumnya telah berdampak signifikan pada berbagai sektor vital. Salah satu yang paling terdampak adalah layanan kesehatan. Kemendagri menilai langkah Pemkab Yahukimo sangat krusial untuk mengatasi masalah tersebut dan memulihkan kepercayaan masyarakat.

Keberhasilan Pemkab Yahukimo ini tidak terlepas dari kepemimpinan Bupati Didimus Yahuli. Sinergi kuat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, pemerintah provinsi, serta aparat keamanan menjadi kunci utama. Pendekatan dialogis dan negosiasi juga turut berperan penting dalam proses pemulihan ini.

Upaya Pemkab Yahukimo dalam Pemulihan Layanan Kesehatan

Sebelumnya, layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai sempat tidak beroperasi. Hal ini disebabkan oleh situasi keamanan yang tidak kondusif, membuat tenaga kesehatan dan tenaga medis enggan bertugas. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pemenuhan layanan dasar masyarakat jika tidak segera ditangani secara serius.

Atas arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan pendampingan intensif. Pendampingan ini dilakukan melalui pendekatan dialog dan negosiasi bersama para pemangku kepentingan di Yahukimo. Upaya ini bertujuan untuk mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat.

Berkat koordinasi dan negosiasi yang intensif dengan seluruh pihak, termasuk Kemendagri, RSUD Dekai kini telah kembali dibuka. Pembukaan kembali rumah sakit ini menandai indikasi kestabilan keamanan yang telah tercapai di Yahukimo. Masyarakat kini dapat kembali mengakses layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan.

Sinergi dan Pendekatan Humanis untuk Stabilitas Keamanan

Dalam proses pemulihan ini, Pemkab Yahukimo menggelar rapat koordinasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Rapat tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tenaga kesehatan, serta perwakilan masyarakat. Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk mendengarkan aspirasi dan mencari solusi bersama.

Rapat koordinasi tersebut dilanjutkan dengan pertemuan Forkopimda bersama unsur TNI-Polri dan satuan tugas keamanan pada Sabtu (21/2/2026). Pertemuan ini menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap tindakan. Fokus utama adalah perlindungan warga sipil dan menjaga situasi tetap kondusif.

Wamendagri Ribka Haluk menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan. Sinergi antara pemerintah daerah (pemda), aparat keamanan, dan masyarakat dinilai mampu menciptakan situasi kondusif. Hal ini juga menjamin tenaga kesehatan dapat kembali menjalankan tugasnya tanpa rasa khawatir.

Harapan untuk Yahukimo yang Damai dan Sejahtera

Ribka Haluk juga mengajak seluruh masyarakat Yahukimo untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan. Masyarakat diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar atau hoaks. Dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah sangat penting demi terciptanya situasi aman dan damai secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah setempat memastikan bahwa seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya telah kembali beroperasi penuh. Sebelumnya, fasilitas-fasilitas ini sempat mengalami mogok kerja tenaga kesehatan akibat situasi yang tidak kondusif. Pemulihan ini menunjukkan komitmen Pemkab dalam memberikan layanan dasar.

Wamendagri Ribka Haluk berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kolaborasi ini penting guna mempercepat pemulihan pelayanan publik secara menyeluruh. Selain itu, kolaborasi juga bertujuan untuk melindungi tenaga kesehatan serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman menuju Yahukimo yang damai, sehat, dan sejahtera.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi