Kerja Sama Pemkot Surabaya-Jambi Perkuat Manajemen ASN dan Potensi Daerah

Pemerintah Kota Surabaya dan Jambi menjalin kerja sama strategis dalam pengelolaan manajemen ASN dan pengembangan potensi daerah, termasuk adopsi sistem monitoring performa individu ASN yang inovatif.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kerja Sama Pemkot Surabaya-Jambi Perkuat Manajemen ASN dan Potensi Daerah
Pemerintah Kota Surabaya dan Jambi menjalin kerja sama strategis dalam pengelolaan manajemen ASN dan pengembangan potensi daerah, termasuk adopsi sistem monitoring performa individu ASN yang inovatif. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Jambi resmi menjalin sinergi dalam pengelolaan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pengembangan potensi daerah. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas birokrasi dan mendorong kemajuan ekonomi lokal. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) menjadi penanda dimulainya kolaborasi penting ini.

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan antara Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kedua kota. Acara penting ini berlangsung di Balai Kota Surabaya, menandai komitmen bersama untuk inovasi. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan pentingnya kerja sama ini untuk kemajuan bersama.

Fokus utama kerja sama ini meliputi penerapan manajemen talenta dan sistem kontrak kinerja individu bagi ASN. Pendekatan baru ini bertujuan untuk mengukur beban kerja dan performa secara transparan. Sistem ini diharapkan dapat memastikan program perangkat daerah benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Inovasi Manajemen Talenta ASN untuk Kinerja Individu

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa sistem manajemen ASN yang diterapkan di Surabaya memungkinkan pemantauan performa setiap individu secara transparan. Pendekatan ini bergeser dari pengukuran kolektif per organisasi menjadi penilaian berbasis individu. Dengan demikian, keberhasilan dan kontribusi setiap ASN dapat terlihat jelas.

Sistem kontrak kinerja individu ini dirancang untuk memastikan setiap ASN memiliki beban kerja yang terukur dan bertanggung jawab. Hal ini bertujuan agar program-program Perangkat Daerah (PD) dapat terlaksana lebih efektif dan berdampak langsung pada masyarakat. Surabaya berbagi pengalaman suksesnya dalam mengimplementasikan sistem ini.

Pemerintah Kota Jambi sangat antusias mengadopsi sistem ini, terutama setelah tim teknis mereka melakukan studi banding. Wali Kota Jambi, Maulana, mengapresiasi keterbukaan Pemkot Surabaya dalam berbagi praktik terbaik. Setiap ASN di Surabaya kini memiliki akun yang performanya bisa langsung dipantau oleh Wali Kota.

Strategi Peningkatan PAD dan Pengembangan Potensi Daerah

Selain manajemen ASN, Wali Kota Eri Cahyadi juga memaparkan strategi sukses Surabaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebagai sesama kota perdagangan dan jasa, reformasi birokrasi yang efektif dianggap sebagai kunci penggerak ekonomi. Pengalaman Surabaya ini menjadi studi kasus berharga bagi Jambi.

Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan ketertarikannya untuk belajar dari Jambi mengenai penataan dan pergerakan ekonomi dengan memanfaatkan sungai. Hal ini bertujuan agar pengembangan wisata susur Sungai Kalimas di Surabaya bisa sehebat yang ada di Jambi. Ini menunjukkan adanya pertukaran pengetahuan yang saling menguntungkan.

Wali Kota Jambi, Maulana, juga menekankan pentingnya kemandirian ekonomi daerah melalui peningkatan PAD, melihat pengalaman Surabaya dalam mengelola perdagangan, jasa, dan kawasan heritage. Jambi, yang juga memiliki situs-situs bersejarah, merasa relevan dengan strategi pengembangan Surabaya. Potensi ini diharapkan dapat digali lebih lanjut melalui kerja sama.

Implementasi dan Kolaborasi Berkelanjutan

Sebelum penandatanganan MoU, tim teknis dari Pemkot Jambi, termasuk perwakilan IT, BKPSDM, Inspektorat, dan Staf Ahli, telah melakukan studi teknis. Mereka menghabiskan dua hari di Surabaya untuk mempelajari secara langsung implementasi sistem tersebut. Kunjungan ini memastikan pemahaman mendalam sebelum adopsi.

Wali Kota Jambi, Maulana, secara khusus mengundang Wali Kota Surabaya beserta tim ahli untuk hadir saat peluncuran sistem baru ini di Kota Jambi. Undangan ini menunjukkan komitmen Jambi untuk mengimplementasikan sistem manajemen ASN yang telah terbukti berhasil. Kolaborasi ini diharapkan berlanjut dengan pendampingan teknis.

Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pertukaran sistem, tetapi juga pada berbagi pengalaman dalam pengembangan ekonomi daerah. Kedua kota memiliki karakteristik sebagai kota perdagangan dan jasa dengan potensi heritage. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan inovasi baru dan mempercepat pembangunan di kedua wilayah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi