Peta Kekuatan PSI di Politik Nasional

Walaupun tidak mendapatkan kursi di DPR, PSI tetap memiliki kontribusi dalam kemenangan Presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2024 silam.

Achmad Fikri Fakih Haq
Oleh Achmad Fikri Fakih Haq - Reporter
Peta Kekuatan PSI di Politik Nasional
Peta Kekuatan PSI di Politik Nasional (Merdeka.com)

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan segera mencari calon ketua umum untuk periode 2025-2030. Salah satu nama yang dijagokan adalah Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi). Padahal anaknya, Kaesang Pangarep saat ini tengah menduduki posisi tersebut.

Dukungan kepada Jokowi juga telah digaungkan sejumlah DPW PSI. Walaupun begitu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu masih belum menyatakan akan itu dalam pemilihan tersebut. Bahkan, dia mengaku belum mendaftarkan diri ke panitia.

"Ya masih dalam kalkulasi. Jangan sampai kalau nanti misalnya saya ikut, saya kalah," ujar Jokowi di Solo, Rabu (14/5).

Lalu seberapa besar PSI sampai menarik perhatian Jokowi? Padahal sejumlah partai politik di parlemen telah membuka pintu untuk mantan Wali Kota Solo itu bergabung.

Kader di Kabinet Merah Putih

Raja Juli Antoni
Raja Juli Antoni Merdeka.com

Walaupun tidak mendapatkan kursi di DPR, PSI tetap memiliki kontribusi dalam kemenangan Presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2024 silam. Ini terbukti dengan adanya tiga kader partai mawah itu bergabung dalam Kabinet Merah Putih.

Pertama adalah Sekjen PSI, Raja Juli Antoni. Dia mendapatkan amanat untuk menjadi Menteri Kehutanan. Sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada periode 2022–2024,.

Kedua adalah Anggota Dewan Pembina PSI, Isyana Bagoes Oka. Dia dipercaya untuk menduduki Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, untuk mendampingi Wihaji.

Dan yang terakhir adalah mantan Ketua Umum PSI, Giring Ganesha. Mantan vokalis Band Nidji itu kini dipercaya sebagai Wakil Menteri Kebudayaan sejak 21 Oktober 2024.

Kader Duduki Kepala Daerah

Wakil Ketua PSI Andy Budiman (kedua dari kiri) saat jumpa pers di Kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim Jakarta Pusat, Selasa (13/4/2025) (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)
<p>Wakil Ketua PSI Andy Budiman (kedua dari kiri) saat jumpa pers di Kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim Jakarta Pusat, Selasa (13/4/2025) (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)</p> @ 2025 merdeka.com

Wakil Ketua Umum PSI, Andy Budiman mengatkan, kini PSI memiliki 19 kader internal yang menjadi Kepala Daerah. Di mana satu Gubernur/ Wakil Gubernur, tujuh Wali Kota, serta tujuh Bupati.

“Calon-calon yang kita dukung menang di 20 Pemilihan Gubernur dan 135 Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten/ Kota. Di Sumatera kita menang dalam 3 Pilgub dan 30 Pilkada Kabupaten Kota,” katanya kepada merdeka.com, Senin (19/5).

Di Pulau Jawa, dia menerangkan, PSI mengantarkan kemenangan empat gubernur dan 50 bupati dan wali kota. Sementara di Nusa Tenggara dan Bali, PSI memenangkan dua Pilgub dan 11 Pilkada Kabupaten/ Kota.

Sementara di Kalimantan, PSI memenangkan empat Pemilihan Gubernur dan 18 Pemilihan Walikota/ Bupati. Di Pulau Sulawesi, PSI menang di tiga Pilgub dan 18 Pilkada Kabupaten/ Kota.

“Di ujung Timur Papua dan Maluku kita memenangkan 4 Pemilhan Gubernur dan 11 Pemilihan Kabupaten/ Kota,” jelas Andy.

Berikut daftarnya:

1. Deni Parlindungan Lumbantoruan sebagai Wakil Bupati Tapanuli Utara

2. Hasanul Jihadi sebagai Wali Kota Binjai

3. Astrid Widayani sebagai Wakil Wali Kota Surakarta

4. Vinanda Prameswati sebagai Wali Kota Kediri

5. F. Bagus Panuntun sebagai Wakil Wali Kota Madiun

6. Ali Muthohirin sebagai Wakil Wali Kota Malang

7. Christian Widodo sebagai Wali Kota Kupang

8. Juventus Prima Yoris Kago sebagai Bupati Sikka

9. Apremoi Dudelusy Dethan sebagai Wakil Bupati Rote Ndao

10. Aurum O. Titu Eki sebagai Wakil Bupati Kupang

11. Bahrul Ilmi sebagai Bupati Barito Kuala

12. Herman Susilo sebagai Wakil Bupati Barito Kuala

13. Ricky Jauwerissa sebagai Bupati Kepulauan Tanimbar

14. Septinus Lobat sebagai Wali Kota Sorong

15. Yeskiel Yesnath sebagai Bupati Tambrauw

16. Anthonius A. Marani sebagai Bupati Teluk Wondama

17. Joko Lingara sebagai Wakil Bupati Teluk Bintuni

18. Paskalis Imadawa sebagai Wakil Gubernur Papua Selatan

19. Yotam Wonda sebagai Wakil Bupati Tolikara

Perolehan Kursi Legislatif

Andy mengungkapkan, perolehan suara partai pada Pemilu 2024 meningkat pesat jika dibandingkan periode sebelumnya. Ini terlihat dari perolehan 4.260.169 suara, naik dua kali lipat dibanding 2019 yang hanya mengantongi 2.650.361 suara.

“Kenaikan suara yang mendorong kenaikan jumlah kursi kita di DPRD Provinsi dan Kabupaten/ Kota, naik lebih dari dua kali lipat. Jika sebelumnya kita punya 73 kursi parlemen lokal, maka di Pemilu 2024 ini kita punya 181 anggota dewan tingkat Provinsi/ Kabupaten-Kota,” katanya.

Berkat kepercayaan masyarakat, PSI saat ini telah memiliki 17 fraksi di DPRD, 7 kader menjadi pimpinan dewan da 33 kader lainnya dipercaya memimpin Alat Kelengkapan Dewan.

Kader PSI di DPRD Provinsi

1. Kepulauan Riau: 1 Kursi

2. DKI Jakarta: 8 Kursi

3. Banten: 3 Kursi

4. Jawa Barat: 1 Kursi

5. Jawa Tengah: 2 Kursi

6. Jawa Timur: 1 Kursi

7. Bali: 1 Kursi

8. NTT: 6 Kursi

9. Sulawesi Utara: 1 Kursi

10. Papua Barat Daya: 1 Kursi

11. Papua Tengah: 2 Kursi

12. Papua Selatan: 1 Kader

13. Papua Pegunungan: 1 Kursi

14. Papua: 1 Kursi

Total 32 Kursi di DPRD Provinsi

Anggota DPRD Kabupaten/Kota

Sumatera Utara

Medan: 4 Kursi

Hubang Hasundutan: 1 Kursi

Dairi: 2 Kursi

Toba: 1 Kursi

Nias: 1 Kursi

Tapanuli Selatan: 1 Kursi

Sumatera Barat

Kepulauan Mentawai: 1 Kursi

Bangka Belitung

Belitung: 2 Kursi

Riau

Rokan Hulu: 2 Kursi

Rokan Hilir: 1 Kursi

Kepulauan Meranti: 1 Kursi

Kepulauan Riau

Batam: 1 Kursi

Banten

Tangerang Selatan: 4 Kursi

Tangerang: 4 Kursi

Jawa Tengah

Surakarta: 5 Kursi

Semarang: 5 Kursi

Jawa Barat

Bandung: 4 Kursi

Bekasi: 2 Kursi

Bogor: 1 Kursi

Depok: 1 Kursi

Jawa Timur

Madiun: 4 Kursi

Surabaya: 5 Kursi

Malang: 2 Kursi

Bali

Denpasar: 3 Kursi

Klunkung: 1 Kursi

NTT

Kota Kupang: 3 Kursi

Kabupaten Kupang: 3 Kursi

Belu: 2 Kursi

TTU: 1 Kursi

Ende: 4 Kursi

Sikka: 2 Kursi

Malaka: 3 Kursi

Rote Ndao: 2 Kursi

Sumba Barat: 3 Kursi

Sumba Tengah: 3 Kursi

Alor: 1 Kursi

Kalimantan Barat

Landak: 1 Kursi

Kalimantan Tengah

Barito Timur: 1 Kursi

Palangka Raya: 2 Kursi

Kalimantan Utara

Tana Tidung: 2 Kursi

Sulawesi Selatan

Toraja Utara: 2 Kursi

Sulawesi Barat

Mamasa: 1 Kursi

Sulawesi Tengah

Banggai Kepulauan: 1 Kursi

Kota Palu: 1 Kursi

Sulawesi Tenggara

Konawe Kepulauan: 1 Kursi

Sulawesi Utara

Minahasa Utara: 1 Kursi

Manado: 1 Kursi

Talaud: 1 Kursi

Maluku

Kepulauan Tinimbar: 3 Kursi

Maluku Tengah: 1 Kursi

Maluku Tenggara: 2 Kursi

Ambon: 1 Kursi

Tual: 1 Kursi

Maluku Utara

Pulau Morotai: 3 Kursi

Halmahera Utara: 1 Kursi

Halmahera Selatan: 1 Kursi

Halmahera Barat: 1 Kursi

Papua

Biak Numfor: 3 Kursi

Kota Jayapura: 2 Kursi

Keerom: 1 Kursi

Kabupaten Jayapura: 1 Kursi

Mamberamo Raya: 1 Kursi

Papua Selatan

Merauke: 1 Kursi

Asmat: 1 Kursi

Papua Barat Daya

Sorong: 2 Kursi

Papua Barat

Pegunungan Arfak: 2 Kursi

Teluk Wondama: 1 Kursi

Kaimana: 1 Kursi

Papua Tengah

Nabire: 2 Kursi

Dogiyai: 4 Kursi

Paniai: 1 Kursi

Puncak: 1 Kursi

Intan Jaya: 1 Kursi

Papua Pegunungan

Yalimo: 1 Kursi

Lanny Jaya: 1 Kursi

Nduga: 1 Kursi

Jayawijaya: 1 Kursi

Mamberamo Tengah: 1 Kursi

Total 149 Kursi di DPRD Kabupaten/Kota

Rekomendasi