Bakal Calon Presiden PDIP Ganjar Pranowo menjawab dengan guyon ketika ditanya peluang berpasangan dengan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasarudin Umar. Momen itu terjadi ketika Ganjar menyapa warga ketika kunjungan ke Manado, Sulawesi Utara, Kamis (18/5).
Saat itu ada yang bertanya menjurus soal pencapresan. Kali ini, Ganjar ditanya soal peluang Nasarudin Umar menjadi pendampingnya.
"Nasarudin Umar jadi pendamping cocok enggak?"
Ganjar langsung lancar menjawab. Gubernur Jawa Tengah itu bilang sudah punya pendamping. Yang tidak lain adalah istrinya sendiri.
"Saya sudah punya pendamping," kata Ganjar.
"Siapa?"
"Siti Atiqoh," jawab Ganjar.
Advertisement
Ganjar Minta Semua Pihak Bersabar Mengenai Sosok Cawapres
Ganjar meminta semuanya sabar terkait sosok cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2024.
Ganjar berada di Manado untuk mengisi kegiatan pada hari libur Kenaikan Isa Almasih, Kamis (18/5).
Dia memulai acara di pagi hari dengan berolahraga jalan kaki di Kompleks Mega Mas, yang terletak di tepi lautan, dengan mengenakan kaos hitam bertuliskan Red Me.
Advertisement
Megawati Dikabarkan Menyiapkan Nasaruddin Umar Jadi Cawapres Ganjar
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dikabarkan tengah menyiapkan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar menjadi cawapres Ganjar Pranowo. Nasaruddin Umar merupakan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2022-2027.
Menurut sumber merdeka.com, ada beberapa pertimbangan Megawati memunculkan nama Wakil Menteri Agama Republik Indonesia era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini. Antara lain, seorang NU tulen yang punya keilmuan mumpuni, basis NU kuat dan tidak ambisius dalam urusan politik.
"Iya nama Nasaruddin menguat," kata sumber merdeka.com di internal koalisi Jokowi saat berbincang dengan merdeka.com.
Pengurus PDIP merasa Nasaruddin ideal mendampingi Ganjar karena sesuai keinginan Megawati mengusung duet nasionalis-religius. Plus, Nasaruddin dianggap melengkapi Ganjar secara elektoral.
"Dari sisi intelektual masuk, sama profesor doktor. Dari sisi NU masuk, terus akar kuat itu. NU tulen orangnya enggak neko-neko," kata sumber.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com