PPP Ikhlas Jika Tak Dapat Jatah Cawapres Ganjar: Kita Ini Tulus

Namun demikian, diakuinya PPP sebagai parpol pastinya juga memberikan usulan-usulan. Termasuk untuk nama cawapres.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
PPP Ikhlas Jika Tak Dapat Jatah Cawapres Ganjar: Kita Ini Tulus
Pertemuan Pemimpin Partai Koalisi Indonesia Bersatu. ©2023 Liputan6.com/Johan Tallo

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengaku keputusannya merapat ke PDIP dan memberikan capres Ganjar Pranowo benar-benar untuk kepentingan bangsa dan negara.

Sekalipun dukungan tersebut tak mendapatkan timbal balik, PPP mengaku tak masalah.

"PPP ini tulus ya. PPP ini landasan berpolitiknya adalah untuk amar ma'ruf nahi munkar, untuk kepentingan umat, agama, bangsa, dan negara. Jadi PPP tidak mentarget kapling," kata Plt Ketua Umum PPP, Mardiono, seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Kamis (4/5).

Namun demikian, diakuinya PPP sebagai parpol pastinya juga memberikan usulan-usulan. Termasuk untuk nama cawapres.

"Keinginan PPP itu kita sampaikan tentu iya. Bahwa itu kemudian menjadi bagian dari nanti ke depan yang akan kita diskusikan secara politik ya itu sudah barang tentu," katanya.

Meskipun, belum sampai ada penyebutan nama cawapres yang akan diusulkan. Sebab bagi Mardiono, semua kader PPP adalah orang-orang yang mumpuni.

"Belum sampe ke nama-nama, di PPP menonjol semua, tapi nanti ada mekanisme lagi ya di dalam mengambil keputusan ke arah untuk penetapan calon wakil presiden untuk mewakili Pak Ganjar. Tapi yang paling utama tentu akan didiskusikan kerja sama politik PDIP PPP," katanya.

Namun lebih besar dari itu, katanya, adalah bagaimana kemudian partai politik bisa menghasilkan kemenangan atas keputusan yang diambil.

"Tujuan politik ya, tentu setiap partai memiliki sebuah tujuan untuk mencapai sebuah kemenangan, itu sebuah keniscayaan semua parpol," tegas Mardiono.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

Rekomendasi