Tiga Alasan PDIP Berpeluang jadi Pimpinan Koalisi Besar

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan mengambil inisiatif untuk membangun kerja sama politik Pilpres.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Tiga Alasan PDIP Berpeluang jadi Pimpinan Koalisi Besar
HUT PDIP ke 50. ©2023 Merdeka.com/dokumentasi pdip

Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad menyebut PDIP sangat berpeluang menjadi pimpinan dalam koalisi besar. PDIP juga menyatakan bahwa Megawati Soekarnoputri akan menggagas pertemuan para ketum partai politik.

“PDIP sangat besar peluangnya untuk menjadi magnet pembentukan koalisi,” kata Saidiman saat dihubungi, Rabu (19/4).

Saidiman menjelaskan, ada tiga alasan yang membuat PDIP bisa menjadi pimpinan dari koalisi besar. Pertama, PDIP adalah partai pemerintah yang saat ini kadernya menjadi Presiden.

“PDIP adalah partai pemerintah yang kadernya menjadi presiden sekarang, yaitu Jokowi,” ungkapnya.

Kedua, PDIP adalah partai terbesar di parlemen dan berpotensi kembali menjadi partai pemenang pemilu.

Untuk yang ketiga, kata Saidiman, salah satu tokoh potensial yang menjadi calon presiden yakni Ganjar Pranowo. Diketahui, Gubernur Jawa Tengah ini merupakan kader dari PDIP.

“Ketiga, tokoh yang memiliki tingkat elektabilitas tertinggi sekarang adalah kader PDIP, Ganjar Pranowo,” tutur dia.

Diketahui, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan mengambil inisiatif untuk membangun kerja sama politik Pilpres. Sebagai ketua umum yang senior, Megawati akan mengambil prakarsa untuk membangun kerjasama pada momentum yang tepat.

"Ya tentu saja PDI Perjuangan apalagi dengan kesenioran Bu Megawati Soekarnoputri kami akan mengambil beberapa prakarsa pada momentum yang tepat agar semangat gotong royong ini dapat dilakukan," ujar Hasto di JIExpo Kemayoran.

Hal tersebut menanggapi respons negatif sejumlah partai koalisi besar terhadap PDIP. Terbangun narasi partai-partai koalisi besar keberatan bila PDIP mendominasi atau ngotot mengambil jatah calon presiden meski hadir belakangan.

Hasto mengatakan, koalisi besar yang digagas lima ketua umum partai pendukung pemerintah masih sebatas wacana. Baru berbentuk pertemuan elite partai politik dan belum menghasilkan kesepakatan politik yang konkret.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

Rekomendasi