PDIP Antisipasi Pilpres Diisi Empat sampai Satu Pasangan Capres-Cawapres

Skenario empat pasangan calon presiden artinya PDIP mengusung sendiri tanpa kerja sama dengan partai lain.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
PDIP Antisipasi Pilpres Diisi Empat sampai Satu Pasangan Capres-Cawapres
Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah. ©2021 Antara

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengungkap, partai berlambang banteng ini telah mengantisipasi seluruh skenario pertarungan calon presiden. Mulai dari kemungkinan empat pasangan sampai satu pasangan calon presiden.

"Bisa juga jadi tiga pasangan calon, atau dua pasangan calon, atau bahkan satu pasangan calon," ujar Basarah saat diskusi daring dikutip dari YouTube, Jumat (14/4).

"Nah semua kemungkinan-kemungkinan politik itu selalu kami monitor dan atisipasi, tetapi yang pasti kalau berdasarkan pilpres-pilpres yang sudah terjadi di era demokrasi, saya lebih suka menyebutnya ini sebenarnya demokrasi liberal sebenarnya sejak era reformasi ini," jelasnya.

Skenario empat pasangan calon presiden artinya PDIP mengusung sendiri tanpa kerja sama dengan partai lain. Menghadapi Koalisi Perubahan, Koalisi Indonesia Bersatu dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

Namun, Basarah meyakini PDIP akan berkoalisi dengan partai politik lain. Sebab, PDIP selalu bekerjasama dengan partai politik lain di pemilu sejak 2004.

"Artinya genetik PDI Perjuangan itu genetik gotong royong gitu, tetapi kemungkinan kerja sama gotong royong itu harus diletakkan pada prinsip-prinsip demokrasi yang kita sepakati bersama," ujarnya.

Sementara itu, PDIP pun siap bekerjasama dengan koalisi besar yang tengah diwacanakan oleh partai-partai pendukung Presiden Joko Widodo.

"Kita punya opsi maju sendiri. Kita juga punya opsi bekerja sama dengan blok kerja sama politik yang ada, misalnya dengan KKIR atau dengan KIB. Atau kita juga siap kerja sama dengan apa yang disebut dengan kerja sama politik besar," ujar Basarah.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

Rekomendasi