Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara angkat suara perihal kabar Sandiaga Uno yang menyatakan siap maju di Pilpres 2024. Dia mengatakan, dalam anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD/ART) di partainya tidak ada aturan yang mengikat terkait sosok yang harus diusung PPP.
"Terkait dengan capres, proses pembicaraan saja, yang ada di anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD/ART) kita tidak bicara terkait calon dari mana," kata Amir, saat ditemui di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).
Perihal kabar Sandiaga Uno merapat ke PPP, dia mengaku senang jika Sandi bergabung dengan partai berlambang Ka'bah tersebut. Akan tetapi, Amir menegaskan partainya tidak dalam posisi mengajak Sandi untuk ikut dengan PPP.
"Dalam posisi saat ini beliau anggota di Gerindra tentu kita posisinya menunggu saja. Kalau misalnya Sandi kemudian menyatakan mau bergabung secara langsung ya kita sih siap saja bisa bergabung, kita terima. Apalagi kalau sekaliber Pak Sandi," tuturnya.
"Tapi kita hargai posisi Pak Sandi ini masih sebagai kader Gerindra. Kita tidak dalam posisi mengajak," imbuh Amir.
Advertisement
Dia menyebut, saat ini PPP tidak dapat mengusung sosok capres sendiri karena tak memenuhi syarat. Sehingga, PPP membangun koalisi dengan Partai Golkar dan PAN.
Oleh karena itu, PPP harus membahas terlebih dahulu terkait sosok capres yang akan diusung bersama kedua partai lainnya.
"PPP saat ini capresnya pastilah kita akan koalisi dengan orang lain. Atau kita cari tokoh yang berpotensi untuk menang atau mungkin karena kita sudah ada KIB, tentu proses yang sudah ada di PPP tentu kita bicarakan di KIB," ucapnya.